5 Populer Internasional: Sekutu Putin Respons Deklarasi NATO - Sosok yang Diduga Khianati Maduro
Viktor Medvedchuk, sekutu dekat Putin, memperingatkan deklarasi NATO soal pusat militer di Ukraina bisa memicu Perang Dunia III.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Viktor Medvedchuk, sekutu dekat Putin, memperingatkan deklarasi NATO soal pusat militer di Ukraina bisa memicu Perang Dunia III.
- Chen Zhi, buronan besar kasus judi online dan penipuan siber di Kamboja, ditangkap lalu diekstradisi ke China dengan aset kripto triliunan disita.
- Hubungan pertahanan Thailand–AS disebut mulai retak, sementara di Venezuela Jenderal Javier Marcano dituding berkhianat dalam penculikan Maduro, dan data menunjukkan Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.
TRIBUNNEWS.COM - Berbagai peristiwa penting dari berbagai belahan dunia mewarnai pemberitaan internasional hari ini.
Viktor Medvedchuk, sekutu dekat Putin yang diasingkan ke Rusia, memperingatkan bahwa deklarasi Prancis dan Inggris untuk mendirikan pusat militer di Ukraina berpotensi memicu Perang Dunia III.
Sementara itu, Jenderal Javier Marcano Tabata disebut sebagai sosok "pengkhianat" di balik penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat.
Selengkapnya, berikut kompilasi berita populer internasional dalam 24 jam terakhir.
1. Ancaman Perang Dunia III Menguat, Sekutu Putin Bereaksi atas Deklarasi NATO
Viktor Medvedchuk, seorang politikus pro-Kremlin yang diasingkan dari Ukraina ke Rusia sejak 2022, memperingatkan potensi terjadinya “Perang Dunia Ketiga” menyusul gebrakan terbaru dari dua negara anggota NATO, Prancis dan Inggris.
Pada Selasa (6/1/2026), kedua negara tersebut menandatangani deklarasi niat untuk mendirikan pusat-pusat militer di Ukraina jika gencatan senjata berjalan lancar.
“Deklarasi niat untuk mengerahkan kontingen multilateral di Ukraina setelah konflik berakhir dapat dilihat sebagai provokasi politik berskala besar yang bertujuan mencegah konflik ini berakhir dan, pada akhirnya, membawa dunia ke perang dunia ketiga dengan menciptakan seluruh prasyarat yang diperlukan,” tulis Medvedchuk, pemimpin gerakan Other Ukraine, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah Rusia, Tass, Rabu (7/1/2026).
Viktor Medvedchuk dikenal sebagai oligarki Ukraina sekaligus tokoh yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, mengutip Pravda.
Sementara itu, menurut laporan Kyiv Post, Medvedchuk diasingkan ke Rusia setelah menghadapi tuduhan pengkhianatan di Ukraina.
Ia kemudian mendaftarkan sebuah gerakan sosial bernama Other Ukraine di Rusia pada Juni 2023.
Organisasi tersebut juga mengklaim kepemilikan sejumlah merek dagang, termasuk Real Ukraine, Voice of Another Ukraine, dan Other Ukraine.
Kelompok ini mengklaim sebagai organisasi publik non-agama dan bukan partai politik.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, masih menurut Tass, menyampaikan kritik keras terhadap negara-negara Barat.
2. Pelarian Chen Zhi, Bandar Besar Judi Online di Kamboja, Diburu AS Kini Diekstradisi ke China
Chen Zhi buronan internasional yang paling dicari di tahun 2025 ditangkap di Kamboja dan diekstradisi ke China.
Baca tanpa iklan