Amerika Serikat Keluar dari NATO: Apa Saja Prosedur dan Dampaknya?
Presiden AS, Donald Trump berulang kali menyatakan AS akan keluar dari NATO. Apa dampaknya dan bagaimana mekanismenya?
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Amerika Serikat Keluar dari NATO: Apa Saja Prosedur dan Dampaknya?
TRIBUNNEWS.COM - Pernyataan berulang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tentang kemungkinan Amerika Serikat menarik diri dari Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) menimbulkan pertanyaan hukum dan konstitusional yang kompleks.
Kerumitan ini muncul lantaran perjanjian aliansi tersebut menetapkan mekanisme penarikan khusus yang membutuhkan waktu satu tahun penuh.
Di sisi lain, hukum AS memberlakukan pembatasan pada kekuasaan presiden, yang berarti setiap langkah tersebut tidak hanya akan menjadi keputusan politik, tetapi juga pertempuran hukum, konstitusional, dan strategis.
Baca juga: Amerika Vs NATO: Polandia, Prancis, dan Italia Membangkang Permintaan AS Berperang di Iran
Ancaman Presiden Trump pada Rabu (1/4/2025) untuk menarik diri dari NATO menempatkan masa depan aliansi militer terbesar di dunia pada "ujian yang belum pernah terjadi sebelumnya".
Ancaman Trump itu muncul pada saat aliansi tersebut menghadapi tantangan yang meningkat dari Rusia, dampak dari perang AS-Israel di Iran, dan kenaikan harga energi global.
Amerika Serikat merupakan tulang punggung kemampuan NATO, baik dari segi kekuatan militer, kemampuan nuklir, maupun pendanaan.
"Hal ini berarti bahwa penarikan diri Amerika dari aliansi tersebut dapat menyebabkan perubahan besar dalam struktur keamanan Eropa," menurut Council on Foreign Relations, sebuah pusat penelitian Amerika yang mengkhususkan diri dalam kebijakan luar negeri Amerika dan hubungan internasional.
Pusat Studi Strategis dan Internasional itu menjelaskan kalau penarikan Amerika Serikat dari NATO dapat melemahkan prinsip "deterrent" atau pencegahan.
Konsep deterrent dalam sistem pertahanan bisa diartikan langkah aktif mencegah pihak-pihak yang dianggap musuh untuk melakukan tindakan potensial yang dapat mengancam keamanan nasional.
AS dan Eropa menggunakan prinsip militer ini.
"Dengan keluarnya AS dari pakta pertahanan di Eropa, hal ini akan memaksa negara-negara Eropa untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan mereka, dan dapat mendorong negara-negara di Benua Lama untuk membangun sistem keamanan Eropa yang independen dari Amerika Serikat," ulas Council on Foreign Relations.
Apa yang Tertulis dalam Perjanjian NATO tentang Mekanisme Keluarnya Sebuah Negara dari Keanggotaan?
Pasal 13 Perjanjian Keamanan Atlantik Utara tersebut menyatakan kalau setiap negara anggota dapat menarik diri dari aliansi setelah memberikan pemberitahuan resmi kepada Amerika Serikat, sebagai negara penyimpan perjanjian.
Penarikan tersebut akan berlaku satu tahun setelah tanggal pemberitahuan.
Ini berarti bahwa, dari sudut pandang hukum internasional, penarikan tidak terjadi secara langsung, tetapi membutuhkan jangka waktu satu tahun penuh sebelum secara resmi berlaku.