Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Denmark Siap Perang Lawan AS Jika Trump Memaksa Rebut Greenland

Pemerintahan Trump menolak untuk mengesampingkan kemungkinan aksi bersenjata untuk merebut Greenland.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Denmark Siap Perang Lawan AS Jika Trump Memaksa Rebut Greenland
Media sosial Truth @realDonaldTrump
PRESIDEN DONALD TRUMP - Donald Trump mengunggah gambar AI dirinya menancapkan bendera AS di Greenland, disertai papan “Wilayah AS 2026”, ancaman caplok wilayah kian nyata, ketegangan geopolitik Arktik makin memanas. 

Ringkasan Berita:
  • Anggota parlemen Denmark memastikan negaranya siap berperang melawan AS jika Presiden Donald Trump memaksa merebut Greenland
  • Pemerintahan Trump menolak untuk mengesampingkan kemungkinan aksi bersenjata untuk merebut Greenland
  • Greenland sebuah wilayah yang kaya mineral untuk teknologi modern dan transisi energi hijau, menjadikannya target geopolitik utama

TRIBUNNEWS.COM, DENMARK -  Seorang politisi Denmark mengatakan bahwa tentara Amerika Serikat (AS) akan bertempur melawan pasukan Denmark jika Presiden AS Donald Trump memerintahkan militer AS untuk merebut Greenland secara paksa.

"Jika terjadi invasi oleh pasukan Amerika, itu akan menjadi perang dan kita akan saling berperang," kata Rasmus Jarlov, Anggota Parlemen Denmark dan ketua komite pertahanan kepada CNN.

Trump ingin Greenland

Pemerintahan Trump menolak untuk mengesampingkan kemungkinan aksi bersenjata untuk merebut Greenland.

Para pejabat AS telah lama mengincar Greenland, hamparan Arktik semi-otonom yang kaya akan mineral dan merupakan bagian dari Denmark.

Pemerintahan Trump lalu  mengintensifkan upaya mengambilalih Greenland belakangan ini.

Para pemimpin Eropa terjebak di antara upaya untuk mendapatkan kembali dukungan AS dan secara tegas mengutuk pendekatan Trump.

Rekomendasi Untuk Anda

Para pejabat pemerintahan Trump mengatakan AS membutuhkan Greenland untuk keamanan nasionalnya sendiri, untuk melindungi NATO secara lebih luas, dan untuk memastikan Rusia dan China tidak mendapat kesempatan untuk menggunakan wilayah yang sebagian besar tertutup es itu untuk memperkuat pengaruh mereka di Arktik.

Para ahli mengatakan, alasan lain yang mendasari hal ini adalah manfaat dari sumber daya alam Greenland dan penguatan dominasi AS di belahan bumi Barat.

Warga Greenland Tolak AS

"Tentu saja, kami akan membela Greenland," kata Jarlov. 

Ia menambahkan bahwa 57.000 penduduk Greenland menyatakan dengan jelas bahwa mereka tidak ingin menjadi bagian dari AS. 

Peta Greenland
Peta Greenland (Washington Post)

Banyak warga Greenland mendukung pemutusan hubungan dengan Denmark di masa mendatang, tetapi jajak pendapat menunjukkan mayoritas besar tidak ingin Greenland menjadi bagian dari AS.

Pemimpin Greenland, Jens-Frederik Nielsen, mengatakan dalam pernyataan yang tegas pekan lalu.

"Greenland tidak untuk dijual. Greenland tidak ingin dimiliki oleh Amerika Serikat."

"Kita memiliki kewajiban untuk memperjuangkan orang-orang itu, dan pasukan kita akan melakukannya," kata Jarlov.

Serangan bersenjata AS terhadap Greenland akan menjadi pelanggaran serius terhadap hukum internasional, tetapi Washington adalah negara yang paling kuat dan berpengaruh di NATO. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas