5 Populer Internasional: Seruan Pemakzulan Trump Menguat - Proyek Ambisius China
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Trump memicu kecaman internasional karena ambisi menguasai Greenland dan ancaman terhadap Eropa.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Trump kini berganti alasan untuk membenarkan rencana AS menyerang Iran dengan mengatakan, "Saatnya Iran berganti rezim", menegaskan kalau dia ingin melengserkan pemimpin tertinggi Iran saat ini, Ayatollah Khamenei.
Perang Habis-habisan
Sebaliknya, Iran merespons ancaman Trump itu dengan memperingatkan bahwa negara itu akan menganggap setiap serangan "sebagai perang habis-habisan melawan kami".
"Pengerahan militer ini - kami harap ini tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata - tetapi militer kami siap untuk skenario terburuk. Inilah sebabnya mengapa semuanya dalam keadaan siaga tinggi di Iran," kata seorang pejabat Iran kepada kantor berita Reuters dengan syarat anonim.
3. Intel China Menyamar Jadi Wartawan Ditangkap di Praha
"Seorang wartawan China (Tiongkok) ditangkap di Praha karena dicurigai mengumpulkan informasi intelijen untuk negaranya," kata pihak berwenang Ceko pada Kamis (22/1/2026).
Penangkapan ini dilakukan menyusul serangkaian operasi spionase China yang diduga terjadi di seluruh Eropa.
Dikutip dari Newsweek, intel China ini menargetkan politisi, industri strategis, dan para pembangkang China di daratan Eropa.
Pemerintah di Eropa juga telah menyuarakan kekhawatiran terkait jaringan peretasan yang terkait dengan badan intelijen dan keamanan Tiongkok, memperkuat kekhawatiran tentang skala dan keberlanjutan kemampuan Beijing untuk memperoleh informasi sensitif dan mengganggu infrastruktur penting.
Yang Perlu Diketahui
Penangkapan itu merupakan bagian dari operasi terkoordinasi dengan unit Pusat Nasional Anti Terorisme, Ekstremisme, dan Kejahatan Siber kepolisian Ceko, demikian diumumkan oleh badan kontra intelijen Ceko, BIS, di X.
Jaksa menuntut pria tersebut dengan tuduhan melakukan aktivitas tanpa izin untuk negara asing, yang menandai penggunaan pertama pelanggaran tersebut sejak diperkenalkan pada Februari 2025.
Media Ceko, Seznam Zprávy, mengutip sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut mengidentifikasi tersangka bernama Yang Yiming.
Dia seorang koresponden atau jurnalis yang terakreditasi untuk Guangming Daily yang dikelola oleh Partai Komunis Tiongkok .
Selama di Ceko, Yang secara sistematis berupaya membangun jaringan di antara tokoh-tokoh politik dan pembentuk opini yang dianggap lebih menerima posisi Beijing daripada arus utama Eropa yang lebih luas, tulis kantor berita tersebut.
Yang juga membina hubungan dengan para politisi di negara tetangga Slovakia, seperti yang dilaporkan oleh The Slovak Spectator, termasuk Ketua Parlemen Richard Raši.
Baca tanpa iklan