Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Venezuela Bebaskan 104 Tahanan Politik Era Rezim Nicolas Maduro

Tahanan politik yang dibebaskan merupakan pihak-pihak yang menentang klaim kemenangan sepihak Maduro di Pilpres Venezuela 2024

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Bobby W
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Venezuela Bebaskan 104 Tahanan Politik Era Rezim Nicolas Maduro
Tribunnews.com
SOSOK DELCY RODRIGUEZ - Tangkap layar siara youtube WPLG Local 10 menampilkan Delcy Rodriguez yang ditunjuk sebagai presiden sementara. Setidaknya 104 orang yang dikategorikan sebagai tahanan politik di era rezim Nicolas Maduro dibebaskan pada Minggu (25/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 104 tahanan politik Venezuela dibebaskan pada Minggu (25/1/2026), mayoritas ditangkap pasca-pemilu presiden 2024 yang hasilnya disengketakan dunia internasional
  • Pembebasan merupakan bagian dari janji pemerintah transisi yang dipimpin Delcy Rodriguez, setelah Nicolas Maduro ditangkap AS
  • Organisasi HAM Foro Penal menyebut jumlah pembebasan akan bertambah
  • Pemerintah transisi menegaskan pembebasan bukan akibat tekanan AS, Venezuela juga berjanji bekerja sama dengan PBB terkait kebijakan ini

 

TRIBUNNEWS.COM - Setidaknya 104 orang yang dikategorikan sebagai tahanan politik di era rezim Nicolas Maduro dibebaskan pada Minggu (25/1/2026).

Banyak tahanan politik yang dibebaskan tersebut, ditangkap pasca-pemilihan presiden Venezuela 2024.

Kala itu, Maduro memenjarakan pihak-pihak di Venezuela yang menentang klaim kemenangan Nicolas Maduro pada pemilu yang disengketakan dunia internasional tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari proses pembebasan berkelanjutan yang dijanjikan oleh pemerintah transisi Venezuela setelah Nicolas Maduro diringkus oleh militer Amerika Serikat pada awal tahun ini.

Dikutip dari Reuters, Informasi ini disampaikan oleh Alfredo Romero, Direktur Foro Penal. 

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai informasi, Foro Penal adalah organisasi hak asasi manusia terkemuka di Venezuela yang terdiri dari jaringan pengacara dan aktivis sukarelawan.

Organisasi ini berfokus pada pemberian bantuan hukum gratis bagi mereka yang ditahan secara sewenang-wenang serta memantau pelanggaran HAM, khususnya terkait jumlah dan kondisi tahanan politik di Venezuela.

PENANGKAPAN MADURO - Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap oleh operasi militer Amerika Serikat yang bergerak dari sejumlah pangkalan militer AS, Sabtu, 3 Januari 2025. Sejumlah negara seperti China mengecam keras, sebagian pemimpin negara lainnya menyatakan mendukung AS.
PENANGKAPAN MADURO - Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap oleh operasi militer Amerika Serikat yang bergerak dari sejumlah pangkalan militer AS, Sabtu, 3 Januari 2025. Sejumlah negara seperti China mengecam keras, sebagian pemimpin negara lainnya menyatakan mendukung AS. (HO/IST)

Melalui unggahannya di platform X, Romero mengonfirmasi bahwa para tahanan tersebut dibebaskan dari berbagai penjara di seluruh negeri.

Ia memprediksi jumlah tersebut akan terus bertambah.

"Idealnya, pemerintah memublikasikan daftar resmi mereka yang telah dibebaskan," ujar Romero.

Kabar ini membuktikan kelanjutan dari pernyataan Presiden interim Venezuela, Delcy Rodriguez, pada Jumat lalu (23/1/2026).

Delcy menyatakan bahwa sebanyak 626 orang telah dibebaskan dari penjara pada akhir pekan lalu tanpa merinci ke linimasa jumlah pastinya. 

Baca juga: Fakta Baru Penangkapan Maduro, AS Ternyata Punya Orang Dalam di Kabinet Venezuela

Di antara mereka yang telah menghirup udara bebas, terdapat sejumlah tokoh oposisi domestik.

Selain itu, sedikitnya ada pula lima warga negara Spanyol yang ikut dibebaskan. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas