7 Skenario Jika Amerika Serang Iran, Teheran Bisa Runtuh atau Membalas
Trump mengancam Iran dengan armada besar dan menuntut kesepakatan nuklir segera, ini 7 skenario yang bisa terjadi.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Bobby Wiratama
Hal ini telah lama menjadi ancaman potensial bagi pelayaran global dan pasokan minyak sejak Perang Iran-Irak 1980–1988, ketika Iran memang memasang ranjau di jalur pelayaran dan kapal penyapu ranjau Angkatan Laut Kerajaan membantu membersihkannya.
Selat Hormuz yang sempit antara Iran dan Oman merupakan titik rawan yang sangat penting.
Sekitar 20 persen ekspor gas alam cair (LNG) dunia dan sekitar 20–25 persen minyak serta produk sampingan minyak melewati selat ini setiap tahun.
Iran telah melakukan latihan penyebaran ranjau laut secara cepat.
Jika hal itu terjadi, dampaknya hampir pasti akan terasa pada perdagangan dunia dan harga minyak.
6. Iran membalas, menenggelamkan kapal perang AS
Seorang kapten Angkatan Laut AS di atas kapal perang di Teluk pernah mengatakan kepada BBC bahwa salah satu ancaman dari Iran yang paling ia khawatirkan adalah "serangan serentak".
Ini adalah serangan di mana Iran meluncurkan begitu banyak drone berdaya ledak tinggi dan kapal torpedo cepat ke satu atau beberapa target, sehingga bahkan pertahanan jarak dekat Angkatan Laut AS yang tangguh pun tidak mampu melenyapkan semuanya tepat waktu.
Angkatan Laut IRGC telah lama menggantikan Angkatan Laut Iran konvensional di Teluk, dan beberapa komandannya bahkan dilatih di Dartmouth pada masa pemerintahan Shah.
Awak kapal angkatan laut Iran memfokuskan sebagian besar pelatihan mereka pada peperangan nonkonvensional atau "asimetris", dengan mencari cara untuk mengatasi atau melewati keunggulan teknis yang dimiliki musuh utama mereka, Armada Kelima Angkatan Laut AS.
Penenggelaman kapal perang AS, disertai kemungkinan penangkapan awak yang selamat, akan menjadi penghinaan besar bagi AS.
Meski skenario ini dianggap tidak mungkin, kapal perusak USS Cole yang bernilai miliaran dolar pernah lumpuh akibat serangan bunuh diri Al-Qaeda di pelabuhan Aden pada 2000, menewaskan 17 pelaut AS.
Sebelumnya, pada 1987, seorang pilot jet Irak secara keliru menembakkan dua rudal Exocet ke kapal perang AS USS Stark, menewaskan 37 pelaut.
7. Rezim runtuh, digantikan oleh kekacauan
Skenario ini menjadi salah satu kekhawatiran utama negara-negara tetangga seperti Qatar dan Arab Saudi.
Selain kemungkinan perang saudara seperti yang dialami Suriah, Yaman, dan Libya, terdapat pula risiko bahwa dalam kekacauan dan kebingungan, ketegangan etnis dapat berkembang menjadi konflik bersenjata karena Kurdi, Baluchi, dan kelompok minoritas lainnya berupaya melindungi komunitas mereka sendiri di tengah kekosongan kekuasaan nasional.
Trump Belum Memutuskan Serangan Militer terhadap Iran
Sementara itu, Donald Trump belum memutuskan apakah akan melakukan serangan militer terhadap Iran, kata seorang pejabat AS kepada Reuters, Kamis (29/1/2026).
Baca tanpa iklan