Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Suami di China Ceraikan Istri karena Sakit dan Alami Kebotakan, Warganet Geram

Seorang wanita di China diceraikan suaminya setelah mengalami kebotakan akibat vitiligo. Kisahnya memicu simpati dan kemarahan warganet

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Suami di China Ceraikan Istri karena Sakit dan Alami Kebotakan, Warganet Geram
Baidu
DICERAI KARENA BOTAK - Bagian kepala Li yang botak akibat penyakit terlihat jelas saat ia diwawancarai oleh seorang reporter (Baidu) 

Ringkasan Berita:
  • Seorang perempuan bermarga Li di Shangqiu, China, diceraikan suaminya setelah mengalami kebotakan akibat penyakit vitiligo
  • Alih-alih memberi dukungan, sang suami justru menjauh, menolak menemani berobat, dan merasa malu dengan kondisi istrinya 
  • Kisah ini memicu kemarahan warganet dan menjadi sorotan tentang rapuhnya empati dalam hubungan rumah tangga.

TRIBUNNEWS.COM, TIONGKOK - Seorang perempuan di China diceraikan suaminya setelah mengalami kebotakan di kepala akibat penyakit kulit.

Kisah ini memicu simpati dan kemarahan warganet karena sang suami dinilai tidak berperikemanusiaan.

Perempuan berusia 36 tahun bermarga Li itu tinggal di Shangqiu, Provinsi Henan.

Ia mengatakan perubahan sikap suaminya terjadi sejak dua tahun lalu, saat ia jatuh sakit.

Bukannya memberi dukungan, sang suami justru menjauh dan memperlakukannya dengan dingin.

Baca juga: Penampilan Ammar Zoni saat Sidang Online dari Lapas Nusakambangan, Dicukur Nyaris Botak

Dikutip dari SCMP, Li mengaku selama ini ia mengurus rumah tangga sepenuhnya, mulai dari merawat anak, memasak, hingga mengerjakan pekerjaan rumah. 

Rekomendasi Untuk Anda

Namun semua itu seolah tak berarti setelah kondisi fisiknya berubah.

Awalnya, rambut Li tiba-tiba memutih dan kemudian rontok.

Dokter mendiagnosisnya menderita vitiligo, penyakit kulit kronis yang menyebabkan hilangnya pigmen pada kulit dan rambut.

Seiring waktu, penampilannya berubah drastis dan membuatnya sering menjadi bahan ejekan.

Di jalan, beberapa anak bahkan memanggilnya dengan nama tokoh berwajah buruk dalam serial The Romance of the Condor Heroes.

Perlakuan tersebut semakin memperburuk kondisi mentalnya.

Yang paling menyakitkan, menurut Li, suaminya tidak pernah menemaninya berobat dan menolak membayar biaya pengobatan.

Ia juga tidak lagi diajak menghadiri acara keluarga atau berkumpul dengan teman-teman suaminya.

“Dia bilang saya membuatnya malu,” ungkap Li.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas