Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Virus Nipah Kembali Muncul di India, Ini Gejala, Penularan, dan Tingkat Bahayanya

WHO melaporkan dua kasus virus Nipah di India. Virus mematikan ini menular dari hewan ke manusia dan belum memiliki vaksin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan darah di laboratorium khusus.

Hingga kini belum tersedia vaksin atau obat khusus untuk virus Nipah.

Penanganan hanya bersifat suportif, termasuk bantuan pernapasan pada kasus berat.

Obat antivirus ribavirin pernah digunakan, tetapi efektivitasnya masih terbatas.

Wilayah Persebaran

Wabah Nipah tercatat hampir setiap tahun di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Negara yang paling sering melaporkan kasus adalah Bangladesh, India, Malaysia, dan Filipina.

Baca juga: WHO Kategorikan Virus Nipah Patogen Mematikan, Pakar Jelaskan Potensi Pandemi Tak Sebesar Covid-19

Virus ini juga ditemukan pada kelelawar di sejumlah negara Asia dan Afrika.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga 2024, tercatat sekitar 754 kasus Nipah di dunia.

WHO mengimbau masyarakat menghindari konsumsi buah mentah yang tidak higienis dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan dari hewan ke manusia.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas