Pekerja Asing di Jepang Tembus Rekor 2,57 Juta Orang, Indonesia Naik 34,6 Persen
Pekerja asing di Jepang tembus 2,57 juta, rekor 13 tahun! Indonesia naik paling tinggi, manufaktur tetap sektor utama
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Jumlah pekerja asing di Jepang mencapai 2,57 juta per Oktober 2025, naik 11,7 persen dan mencetak rekor 13 tahun berturut-turut
- Vietnam tetap terbanyak, sementara Indonesia mencatat lonjakan tertinggi 34,6 persen
- Manufaktur masih dominan, diikuti perdagangan, restoran, dan sektor kesehatan yang kekurangan tenaga kerja.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Jumlah pekerja asing di Jepang kembali mencetak rekor tertinggi. Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang pada Jumat (30/1/2026) mengumumkan bahwa per akhir Oktober 2025, jumlah pekerja asing mencapai 2.571.037 orang, meningkat 11,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan ini menandai 13 tahun berturut-turut rekor baru pekerja asing di Jepang, seiring semakin parahnya kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor.
"Isu kebijakan terhadap warga asing pun menjadi salah satu topik utama dalam pemilihan anggota DPR Jepang yang dijadwalkan pada 8 Februari mendatang," ungkap sumber Tribunnews.com seorang pejabat tinggi pemerintah Jepang.
Vietnam Terbanyak, Indonesia Pertumbuhan Tertinggi
Berdasarkan kewarganegaraan, pekerja asal Vietnam masih menjadi yang terbanyak dengan 605.906 orang (naik 6,2 persen), disusul China sebanyak 431.949 orang (naik 5,7 persen) dan Filipina 260.869 orang (naik 6,2 persen).
Baca juga: Polisi Jepang Amankan 23 Warga Asing di Kamisu, 19 Di antaranya WNI
Sementara itu, Indonesia mencatat lonjakan tertinggi, yakni 34,6 persen, dengan total 228.118 pekerja, menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Nepal juga mencatat kenaikan besar sebesar 25,7 persen menjadi 235.874 orang.
Manufaktur Masih Dominan
Dari sisi industri, sektor manufaktur menempati posisi teratas dengan 635.075 pekerja asing (naik 6,1 persen), atau sekitar seperempat dari total keseluruhan.
Sektor lain yang mengalami pertumbuhan tinggi antara lain:
Perdagangan besar dan eceran: 340.687 orang (naik 14,2 persen)
Akomodasi dan restoran: 319.999 orang (naik 17,1 persen)
Kesehatan dan kesejahteraan: 146.105 orang (naik 25,6 persen)
Sektor-sektor tersebut dikenal mengalami kekurangan tenaga kerja yang serius.
Yamagata Juga Pecahkan Rekor
Di tingkat daerah, Yamagata Labour Bureau melaporkan bahwa jumlah pekerja asing di Prefektur Yamagata mencapai 7.283 orang, naik 9,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak kewajiban pelaporan diberlakukan pada 2007.
Baca tanpa iklan