Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dokumen Jeffrey Epstein Dirilis, Tokoh Elite AS Termasuk Bill Gates dan Elon Musk Disorot

Rilis terbaru dokumen penyelidikan terkait mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein kembali mengguncang Amerika Serikat.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Ringkasan Berita:
  • Rilis jutaan halaman dokumen Epstein kembali mengguncang AS dengan menyeret nama sejumlah tokoh berpengaruh.
  • Dokumen mengungkap kontak luas dengan Epstein, namun tidak ada tuduhan pidana terhadap nama-nama yang disebut.
  • Kelompok penyintas kecewa dan mendesak pembukaan penuh seluruh berkas kasus Epstein.

 

TRIBUNNEWS.COM - Rilis terbaru dokumen penyelidikan terkait mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein kembali mengguncang Amerika Serikat.

Berkas tersebut menyeret nama sejumlah tokoh berpengaruh, termasuk pendiri Microsoft Bill Gates, CEO Tesla Elon Musk, hingga Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.

Al Jazeera melaporkan, Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Jumat merilis sekitar tiga juta halaman dokumen investigasi Epstein.

Publikasi ini dilakukan setelah melewati tenggat 19 Desember yang ditetapkan dalam Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein.

Dokumen-dokumen tersebut mengungkap bahwa sejumlah tokoh memiliki kontak yang lebih luas dengan Epstein dibandingkan pengakuan sebelumnya.

Namun, tidak satu pun dari nama yang disebut secara resmi dituduh melakukan tindak pidana.

Rekomendasi Untuk Anda

Nama Bill Gates muncul dalam draf email yang ditulis Epstein, yang berisi tuduhan perselingkuhan dan klaim permintaan bantuan narkoba.

The New York Times melaporkan, Gates Foundation dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sepenuhnya tidak benar.

Sementara itu, korespondensi email antara Epstein dan Elon Musk pada periode 2012–2013 menunjukkan adanya komunikasi intens.

Korespondensi tersebut termasuk pembahasan rencana kunjungan ke pulau pribadi Epstein di Karibia, menurut Al Jazeera.

Fakta ini bertentangan dengan pernyataan Musk sebelumnya yang mengklaim menolak undangan Epstein.

Baca juga: Profil Pangeran Andrew, Putra Ratu Elizabeth II, Lepas Gelar Kerajaan Buntut Skandal Jeffrey Epstein

Menanggapi rilis dokumen itu, Musk menulis di platform X bahwa sebagian korespondensinya berpotensi disalahartikan.

Namun, ia menegaskan tidak pernah mengunjungi pulau Epstein maupun menggunakan pesawat pribadi Epstein.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap pembukaan penuh berkas kasus tersebut.

Berkas yang sama juga menyinggung Howard Lutnick.

Al Jazeera menyebut email internal menunjukkan adanya rencana kunjungan Lutnick ke pulau Epstein pada Desember 2012.

Meski demikian, juru bicara Departemen Perdagangan AS menyatakan Lutnick hanya memiliki interaksi terbatas dengan Epstein.

Ia juga menegaskan Lutnick tidak pernah dituduh melakukan pelanggaran hukum.

Selain itu, sejumlah tokoh lain turut disebut dalam dokumen.

Mereka termasuk miliarder Inggris Richard Branson, mantan Pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor, serta produser film Steve Tisch.

AFP dan The Straits Times melaporkan, penyebutan nama-nama tersebut tidak disertai tuduhan pidana.

Di sisi lain, kelompok penyintas dugaan pelecehan Epstein menyatakan kekecewaan atas rilis dokumen tersebut.

Dalam pernyataan bersama yang dikutip media internasional, 19 korban selamat menilai banyak pelaku yang mereka tuding masih belum terungkap.

Baca juga: Pangeran Andrew Resmi Lepas Gelar Duke of York, Akui Tuduhan Jeffrey Epstein Rusak Nama Baiknya

Mereka mendesak pembukaan penuh seluruh berkas Epstein.

Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche mengatakan keterlambatan rilis dokumen disebabkan proses penyuntingan.

Proses tersebut dilakukan untuk melindungi identitas lebih dari 1.000 korban.

Ia menegaskan bahwa rilis ini menandai berakhirnya peninjauan dokumen secara menyeluruh oleh Departemen Kehakiman.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas