Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Iran Resmi Cap Tentara Uni Eropa Teroris, Tanggapi Pelabelan IRGC

Iran menetapkan tentara Uni Eropa sebagai kelompok teroris sebagai balasan atas keputusan UE melabeli IRGC.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Iran menetapkan tentara Uni Eropa sebagai kelompok teroris sebagai balasan atas penetapan IRGC oleh Uni Eropa.
  • Langkah ini diambil di tengah gelombang protes mematikan di Iran dan meningkatnya ketegangan dengan Barat.
  • Situasi diperparah oleh ancaman militer, rencana latihan di Selat Hormuz, dan sinyal negosiasi dengan AS.

 

TRIBUNNEWS.COM - Iran secara resmi menetapkan tentara Uni Eropa sebagai “kelompok teroris” sebagai langkah balasan atas keputusan Uni Eropa yang melabeli Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (1/2/2026).

Keputusan tersebut diumumkan oleh Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada Minggu.

Ia menyatakan langkah itu diambil berdasarkan Pasal 7 Undang-Undang tentang Tindakan Penanggulangan terhadap Deklarasi IRGC sebagai Organisasi Teroris.

“Orang Eropa sebenarnya telah merugikan diri sendiri dan, sekali lagi, melalui kepatuhan buta kepada Amerika, telah memutuskan untuk bertindak melawan kepentingan rakyat mereka sendiri,” kata Ghalibaf.

Sebelumnya, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengumumkan penetapan IRGC sebagai organisasi teroris.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menegaskan bahwa penindasan berdarah terhadap protes di Iran tidak dapat dibiarkan tanpa tanggapan, melansir pernyataannya di media sosial.

Penetapan tersebut berkaitan dengan gelombang protes nasional di Iran yang dimulai pada 28 Desember akibat keluhan ekonomi dan berkembang menjadi tantangan serius bagi pemerintah.

Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di Amerika Serikat mencatat 6.713 kematian selama protes tersebut.

Sementara itu, otoritas Iran menyebut sedikitnya 3.117 orang tewas.

Dari jumlah tersebut, 2.427 orang digambarkan sebagai demonstran “tidak bersalah” atau anggota pasukan keamanan.

Baca juga: Foto Satelit Ungkap Kapal Induk USS Abraham Lincoln Tinggalkan Laut Oman, Amerika Batal Serang Iran?

Akses internet dan layanan seluler juga sempat diputus secara nasional pada 8 Januari di tengah puncak demonstrasi.

IRGC merupakan cabang militer Iran yang dibentuk setelah Revolusi Islam 1979.

Pasukan ini beroperasi berdampingan dengan militer reguler.

IRGC bertanggung jawab langsung kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas