Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kecelakaan Maut Mobil Dinas Kabinet Jepang Mengakibatkan 1 Tewas 6 Terluka, Penyebab Diselidiki

Mobil dinas Kabinet Jepang terlibat kecelakaan maut di Tokyo. Satu orang tewas, enam terluka, mobil diduga melaju 130 km/jam

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Kecelakaan Maut Mobil Dinas Kabinet Jepang Mengakibatkan 1 Tewas 6 Terluka, Penyebab Diselidiki
HO/IST/Post Seven
KECELAKAAN LALU LINTAS - Situasi pascakecelakaan di persimpangan dekat Gedung Parlemen dan Kantor Perdana Menteri Jepang (Post Seven) 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut melibatkan mobil dinas Kabinet Jepang terjadi dekat Gedung Parlemen Tokyo pada 22 Januari 2026 
  • Mobil diduga melaju 130 km/jam dan menerobos lampu merah hingga menewaskan satu orang dan melukai enam lainnya
  • Insiden ini menyorot kembali sistem pengelolaan dan keselamatan kendaraan dinas pemerintah.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil dinas Kabinet Jepang pada 22 Januari 2026 kembali menjadi sorotan publik. Insiden tersebut menewaskan satu orang dan melukai enam lainnya setelah mobil dinas pemerintah Jepang melaju dengan kecepatan tinggi dan menerobos lampu merah di sebuah persimpangan dekat Kantor Paten Jepang, tak jauh dari Gedung Parlemen dan Kantor Perdana Menteri.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, perusahaan pengelola operasional kendaraan dinas yang menangani mobil tersebut adalah Daishinto Co., Ltd.

Perusahaan yang sama diketahui pernah terlibat dalam kecelakaan fatal dua tahun lalu di kawasan Nagatacho, Tokyo. Saat itu, mobil dinas Kementerian Keuangan yang mereka kelola terlibat insiden tabrak lari yang menewaskan seorang pria berusia 67 tahun.

Baca juga: Sosok Philipus Rinaldi Atlet Panjat Tebing Nasional, Meninggal di Usia 22 Tahun karena Lakalantas

Melaju 130 Km/Jam, Enam Kendaraan Terlibat

Sumber kepolisian menyebutkan mobil dinas yang baru meninggalkan Kantor Kabinet Jepang tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 130 km/jam dan menerobos persimpangan saat lampu merah pada 22 Januari lalu.

Mobil itu pertama kali menabrak sebuah van putih, yang kemudian terpental dan menghantam taksi di jalur lain. Seorang pria berusia 32 tahun yang berada di dalam taksi meninggal dunia akibat cedera otak berat. Secara keseluruhan, enam kendaraan terlibat dalam kecelakaan ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Hasil olah tempat kejadian perkara sementara tidak menemukan indikasi kerusakan mekanis, seperti kegagalan sistem pengereman.

Pengemudi mobil dinas berusia 69 tahun mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kepolisian menyatakan akan meminta keterangan lengkap setelah kondisi pengemudi memungkinkan.

Riwayat Kecelakaan Serupa

Insiden ini kembali mengingatkan publik pada kecelakaan pada 20 Juni 2024.

Saat itu, mobil dinas Kementerian Keuangan yang dikelola perusahaan yang sama menabrak seorang pegawai organisasi di Nagatacho hingga tewas, lalu melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kendaraan tersebut baru berhenti setelah terguling sekitar 200 meter dari lokasi tabrakan.

Meski memicu kontroversi luas di media sosial, jaksa Tokyo memutuskan tidak menuntut pengemudi pada September 2024.

Tanggapan Perusahaan dan Kabinet

Menanggapi kasus terbaru, Daishinto Co., Ltd. mengakui bahwa pengemudi yang terlibat merupakan karyawan mereka.

Perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarga, serta menyatakan siap bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan pihak berwenang.

Daishinto juga berjanji akan mengevaluasi ulang sistem keselamatan, pelatihan pengemudi, dan manajemen operasional kendaraan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas