Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Trump: Putin Tepati Janji Gencatan Senjata Energi di Ukraina

Presiden AS Donald Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin menepati janjinya soal gencatan senjata energi di Ukraina selama seminggu.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Trump menyebut Putin menepati janjinya untuk melakukan gencatan senjata energi dengan tidak menyerang fasilitas energi Ukraina selama seminggu.
  • Trump mendesak Putin untuk segera mengakhiri perang.
  • Perang Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.442 ketika delegasi Ukraina, Rusia, dan AS bersiap untuk melanjutkan perundingan di Abu Dhabi, UEA.

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.442 pada Rabu (4/2/2026).

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin menepati janjinya terkait gencatan senjata energi yang diumumkan pekan lalu.

"Itu terjadi pada hari Minggu (25 Januari) hingga Minggu (1 Februari), dan itu terjadi dan dia menyerang mereka (Ukraina) dengan keras tadi malam," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Rabu.

"Dia (Putin) menepati janjinya. Itu banyak sekali. Satu minggu... kami akan menerima apa pun karena di sana benar-benar sangat dingin," lanjutnya.

Ketika ditanya apakah jeda tersebut dapat diperpanjang, Trump mengatakan bahwa ia ingin perang berakhir.

"Saya ingin dia (Putin) melakukannya. Saya ingin dia mengakhiri perang," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, pada malam tanggal 2-3 Februari, Rusia melakukan serangan gabungan terhadap Ukraina menggunakan rudal berbagai jenis yang diluncurkan dari platform udara dan darat, serta UAV penyerang. 

Pertahanan udara menembak jatuh atau mengganggu 450 target Rusia dari 521 yang diluncurkan. 

Sebanyak 27 rudal mengenai sasaran dan 31 serangan drone tercatat di 27 lokasi.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mencatat, kerja delegasi Ukraina dalam negosiasi mengenai penyelesaian damai akan disesuaikan karena serangan Rusia terhadap sektor energi Ukraina pada tanggal 2-3 Februari.

Zelenskyy meyakini Rusia mengabaikan permintaan dari AS dan melanggar gencatan senjata energi dengan melancarkan serangan dahsyat ke Ukraina pada malam tanggal 2-3 Februari.

Baca juga: Trump: India Akhirnya Meninggalkan Minyak Rusia dan akan Beralih ke AS

Zelenskyy juga mengatakan ia mengharapkan tanggapan AS terhadap serangan rudal Rusia di Ukraina, dan mengingatkan Trump secara pribadi telah meminta agar serangan terhadap infrastruktur energi dihentikan.

Pekan lalu, Trump mengatakan dia secara pribadi telah meminta Putin untuk menghentikan serangan terhadap Ukraina selama seminggu karena cuaca yang sangat dingin.

Moskow telah memerintahkan pasukannya pada 28 Januari untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur Ukraina.

Zelenskyy menegaskan delegasi Ukraina di UEA akan membahas penghentian serangan terhadap fasilitas energi, lapor Pravda.

Berita Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas