Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump: Putin Tepati Janji Gencatan Senjata Energi di Ukraina

Presiden AS Donald Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin menepati janjinya soal gencatan senjata energi di Ukraina selama seminggu.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Perang Rusia–Ukraina pecah secara terbuka pada 24 Februari 2022 setelah Rusia melancarkan serangan militer besar-besaran ke sejumlah wilayah Ukraina. Aksi tersebut menjadi titik kulminasi dari ketegangan panjang antara kedua negara yang selama bertahun-tahun dipicu oleh perbedaan kepentingan politik, keamanan, dan dinamika geopolitik di kawasan Eropa Timur.

Akar konflik dapat ditelusuri sejak runtuhnya Uni Soviet pada awal 1990-an, yang melahirkan Rusia dan Ukraina sebagai negara berdaulat dengan arah kebijakan yang semakin berseberangan. Dalam perjalanannya, Ukraina kian memperkuat hubungan dengan negara-negara Barat melalui kerja sama politik, ekonomi, dan pertahanan, khususnya dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Upaya Kyiv untuk mendekat ke NATO dan Uni Eropa dipandang Moskow sebagai ancaman langsung terhadap kepentingan strategis dan keamanan nasional Rusia. Ketegangan meningkat tajam pada 2014, ketika Revolusi Maidan menggulingkan pemerintahan Ukraina yang dianggap pro-Rusia. Pada tahun yang sama, Rusia mencaplok Semenanjung Krimea, sementara konflik bersenjata pecah di wilayah Donbas antara pasukan Ukraina dan kelompok separatis yang didukung Rusia.

Berbagai inisiatif diplomasi internasional sempat diupayakan untuk meredakan konflik, namun gagal menciptakan perdamaian yang berkelanjutan. Situasi terus memburuk hingga Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi militer penuh ke Ukraina pada Februari 2022.

Pemerintah Rusia menyatakan bahwa operasi militer tersebut bertujuan melindungi warga di wilayah Donbas, menjaga stabilitas keamanan nasional, serta menolak perluasan pengaruh NATO di Eropa Timur.

Invasi tersebut memicu kecaman keras dari Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya. Sejumlah sanksi ekonomi dijatuhkan terhadap Rusia, sementara Ukraina memperoleh dukungan militer dan bantuan keuangan dalam jumlah besar dari negara-negara Barat.

Hingga kini, sengketa wilayah dan perbedaan kepentingan strategis kedua pihak masih menjadi hambatan utama dalam upaya perundingan damai. Amerika Serikat tetap memainkan peran sentral dalam berbagai inisiatif diplomatik internasional guna menekan eskalasi konflik dan mendorong tercapainya solusi damai.

Rekomendasi Untuk Anda

Di tengah perang yang masih berlangsung, berikut rangkuman perkembangan terbaru perang Rusia–Ukraina dari berbagai sumber terpercaya.

  • Ukraina, Rusia, dan AS Bersiap Lanjutkan Pertemuan di Abu Dhabi

Delegasi Ukraina tiba di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk mengikuti pembicaraan trilateral antara Ukraina, Amerika Serikat, dan Rusia yang bertujuan membahas upaya mengakhiri perang. 

Juru bicara Gedung Putih Caroline Levitt melaporkan bahwa utusan khusus pemimpin AS Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, akan bergabung dalam pembicaraan tersebut yang akan dimulai hari ini, Rabu, 4 Februari 2026.

"Utusan Khusus Witkoff dan Jared Kushner akan tiba di Abu Dhabi besok untuk putaran pembicaraan trilateral berikutnya," kata Karoline Levitt, Rabu.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan Rusia terhadap sektor energi sebagai tanda kurangnya niat Moskow untuk bernegosiasi, sehingga Ukraina menyesuaikan pendekatan delegasinya.

Sebelumnya, pembicaraan trilateral telah berlangsung pada 23–24 Januari di Abu Dhabi dan dinilai “produktif” oleh pejabat Gedung Putih.

Fokus utama negosiasi adalah upaya perdamaian berkelanjutan, dengan isu krusial menyangkut wilayah Donetsk dan Luhansk. 

Delegasi Ukraina dipimpin oleh Rustem Umerov dan melibatkan pejabat tinggi pertahanan, intelijen, dan pemerintahan, sementara pihak AS dan Rusia juga diwakili pejabat senior militer dan diplomatik. 

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas