Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Manufaktur dan Pemagangan Teknis Jadi Penyumbang Terbesar Pekerja Asing di Kagoshima Jepang

Berdasarkan kewarganegaraan, Vietnam menjadi kelompok terbesar dengan 5.106 orang (30,8 persen), disusul Indonesia 4.486 orang (27,1 persen)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Manufaktur dan Pemagangan Teknis Jadi Penyumbang Terbesar Pekerja Asing di Kagoshima Jepang
Tribunnews.com/Visit Kyushu
PEKERJA ASING KAGOSHIMA - Pemandangan di Kagoshima Jepang. Jumlah pekerja asing di suatu prefektur Kagoshima Jepang terus meningkat tajam. Berdasarkan rekapitulasi laporan Status Ketenagakerjaan Pekerja Asing” per akhir Oktober 2025, jumlah perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing mencapai 2.679 lokasi, sementara jumlah pekerja asing tercatat 16.562 orang 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • Jumlah pekerja asing di Kagoshima, Jepang, terus meningkat tajam, mencapai 16.562 orang di 2.679 perusahaan per Oktober 2025, dengan Vietnam dan Indonesia mendominasi 
  • Peningkatan terbesar terjadi pada pekerja Indonesia, pemagangan teknis, dan sektor manufaktur, terutama pengolahan makanan 
  • Pemerintah setempat menekankan pengawasan agar pengelolaan tenaga kerja asing tetap aman, tepat, dan berkelanjutan.
 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, KAGOSHIMA – Jumlah pekerja asing di suatu prefektur Kagoshima Jepang terus meningkat tajam.

Berdasarkan rekapitulasi laporan “Status Ketenagakerjaan Pekerja Asing” per akhir Oktober 2025, jumlah perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing mencapai 2.679 lokasi, sementara jumlah pekerja asing tercatat 16.562 orang.

"Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan akhir Oktober 2024, yakni bertambah 252 perusahaan (naik 10,4 persen) dari 2.427 lokasi dan 2.322 pekerja (naik 16,3 persen) dari 14.240 orang. Baik jumlah perusahaan maupun pekerja asing mencatat kenaikan terbesar dalam 10 tahun terakhir," ungkap pejabat dinas tenaga kerja Kagoshima Kamis (5/2/2026)

Berdasarkan kewarganegaraan, Vietnam menjadi kelompok terbesar dengan 5.106 orang (30,8 persen), disusul Indonesia 4.486 orang (27,1 persen).

Setelah itu barulah   Filipina 2.215 orang (13,4 persen), dan Myanmar 1.734 orang (10,5 persen). 

Rekomendasi Untuk Anda

Keempat negara ini menyumbang 81,8 persen dari total pekerja asing.

Meski Vietnam masih terbanyak, jumlah pekerja asal Indonesia mencatat peningkatan tertinggi, bertambah 1.228 orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Sosok Nurhalizah TKI Tewas Kecelakaan di Malaysia, Butuh Rp 150 Juta Pulangkan Jenazah ke Bengkulu

Didominasi Usaha Kecil

Dilihat dari skala usaha, perusahaan dengan kurang dari 30 karyawan mendominasi dengan 1.629 lokasi, atau 60,8 persen dari total. 

Kelompok usaha kecil ini juga mencatat penambahan terbanyak, meningkat 165 lokasi dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi status izin tinggal, kategori pemagangan teknis (ginou jisshu) masih mendominasi dengan 7.740 orang atau 46,7 persen. 

Diikuti izin profesional dan teknis sebanyak 5.781 orang (34,9 persen), serta izin berdasarkan status keluarga sebanyak 1.624 orang (9,8 persen).

Khusus kategori profesional dan teknis, terjadi lonjakan besar 1.422 orang. Di dalamnya, visa Tokutei Ginou (Pekerja Berketerampilan Khusus) meningkat 1.392 orang menjadi 4.491 orang.

Menurut sektor industri, manufaktur menjadi penyerap tenaga kerja asing terbesar dengan 6.000 orang (36,2 persen), diikuti pertanian dan kehutanan 2.456 orang, konstruksi 1.810 orang, serta kesehatan dan kesejahteraan 1.803 orang.

Di dalam sektor manufaktur, industri pengolahan makanan mendominasi dengan 4.629 pekerja, atau 77,2 persen dari total manufaktur. 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas