Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pria di Oxford Menyesal Akui Bunuh Pacarnya karena Buat Dirinya Lewatkan Rilis GTA VI

Pria di Oxford menyesali telah mengakui membunuh kekasihnya. Penyesalan itu buntut dirinya harus melewatkan rilisnya gim GTA VI ketika dipenjara.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pria di Oxford Menyesal Akui Bunuh Pacarnya karena Buat Dirinya Lewatkan Rilis GTA VI
Tangkapan layar dari laman Kepolisian Oxford
PELAKU PEMBUNUHAN - Robert Rickens (35) dijatuhi hukuman penjara seumur hidup setelah terbukti membunuh kekasihnya Rachel Vaughan (40). Pria asal Oxford itu kini tengah viral setelah menyesal mengakui membunuh kekasihnya. Pasalnya, ia harus melewatkan rilisnya gim GTA VI. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria bernama Robert Rickens (35) menyesal telah mengakui membunuh kekasihnya Rachel Vaughan.
  • Adapun penyesalannya itu pun tak biasa karena pengakuannya tersebut membuatnya harus melewatkan rilisnya gim GTA VI.
  • Adapun GTA VI dijadwalkan rilis pada 19 November 2026. Sementara Rickens melakukan pembunuhan terhadap Vaughan pada 30 Mei 2025 lalu.
  • Dalam persidangan, Rickens pun dijatuhi hukuman penjara seumur hidup buntut pembunuhan yang dilakukannya.

TRIBUNNEWS.COM - Hal tak biasa diucapkan oleh seorang pria asal Oxford, Inggris, bernama Robert Richens (35).

Dia merupakan pelaku pembunuhan terhadap kekasihnya bernama Rachel Vaughan (40). 

Dikutip dari BBC, Richens mengakui telah membunuh kekasihnya di kediaman korban di Sherwood Avenue, Abingdon, Oxford, pada 30 Mei 2025 lalu.

Menurut pernyataan dari Kepolisian Thames Valley, Richens tidak mencari bantuan medis untuk Vaughan setelah dirinya melakukan pembunuhan terhadap korban.

Namun, Richens langsung mengakui perbuatannya setelah menghubungi kepolisian setempat via sambungan telepon.

Baca juga: Sosok Oga Yunanda, Pelaku Pembunuhan Istri di Bengkulu, Buat Skenario Ikut Acara Takziah

Kemudian, polisi dan petugas medis tiba di lokasi kejadian. Nahas, Vaughan dinyatakan tewas seketika di lokasi kejadian.

Rekomendasi Untuk Anda

Lantas, polisi baru menangkap Richens di rumahnya sehari setelah kejadian mengerikan tersebut.

Penyidik senior, Inspektur Stuart May mengatakan Rickens sangatlah kejam karena tidak memberikan bantuan medis apapun setelah membunuh kekasihnya.

Ia juga mengatakan kekejaman lainnya dari Rickens yakni baru menghubungi polisi setelah merasa terpojok.

“Tindakan Robert Richens sangat kejam. Dia meninggalkan Rachael sendirian di rumahnya, tidak berusaha menolongnya atau mencari pertolongan medis, dan dia hanya menghubungi polisi ketika tidak ada lagi tempat lain untuk dia tuju," dikutip dari laman Kepolisian Thames Valley.

Nyesal Akui Bunuh Kekasihnya karena Buat Dirinya Lewatkan Rilis Gim GTA VI

Pasca peristiwa terjadi, kepolisian Thames Valley merilis video ketika pihaknya menginterogasi Richens.

Dalam video tersebut, Rickens seakan tidak menyesali perbuatannya karena telah membuat sang kekasih meregang nyawa.

Dia justru menyesal telah mengakui membunuh Vaughan karena bakal melewati rilis dari gim Grand Theft Auto (GTA) VI.

"Saya akan melewatkan gim GTA," katanya sambil menangis ketika diborgol oleh petugas.

"GTA yang mana Robert yang akan kau lewatkan," tanya polisi.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas