Pria di Oxford Menyesal Akui Bunuh Pacarnya karena Buat Dirinya Lewatkan Rilis GTA VI
Pria di Oxford menyesali telah mengakui membunuh kekasihnya. Penyesalan itu buntut dirinya harus melewatkan rilisnya gim GTA VI ketika dipenjara.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Seorang pria bernama Robert Rickens (35) menyesal telah mengakui membunuh kekasihnya Rachel Vaughan.
- Adapun penyesalannya itu pun tak biasa karena pengakuannya tersebut membuatnya harus melewatkan rilisnya gim GTA VI.
- Adapun GTA VI dijadwalkan rilis pada 19 November 2026. Sementara Rickens melakukan pembunuhan terhadap Vaughan pada 30 Mei 2025 lalu.
- Dalam persidangan, Rickens pun dijatuhi hukuman penjara seumur hidup buntut pembunuhan yang dilakukannya.
TRIBUNNEWS.COM - Hal tak biasa diucapkan oleh seorang pria asal Oxford, Inggris, bernama Robert Richens (35).
Dia merupakan pelaku pembunuhan terhadap kekasihnya bernama Rachel Vaughan (40).
Dikutip dari BBC, Richens mengakui telah membunuh kekasihnya di kediaman korban di Sherwood Avenue, Abingdon, Oxford, pada 30 Mei 2025 lalu.
Menurut pernyataan dari Kepolisian Thames Valley, Richens tidak mencari bantuan medis untuk Vaughan setelah dirinya melakukan pembunuhan terhadap korban.
Namun, Richens langsung mengakui perbuatannya setelah menghubungi kepolisian setempat via sambungan telepon.
Baca juga: Sosok Oga Yunanda, Pelaku Pembunuhan Istri di Bengkulu, Buat Skenario Ikut Acara Takziah
Kemudian, polisi dan petugas medis tiba di lokasi kejadian. Nahas, Vaughan dinyatakan tewas seketika di lokasi kejadian.
Lantas, polisi baru menangkap Richens di rumahnya sehari setelah kejadian mengerikan tersebut.
Penyidik senior, Inspektur Stuart May mengatakan Rickens sangatlah kejam karena tidak memberikan bantuan medis apapun setelah membunuh kekasihnya.
Ia juga mengatakan kekejaman lainnya dari Rickens yakni baru menghubungi polisi setelah merasa terpojok.
“Tindakan Robert Richens sangat kejam. Dia meninggalkan Rachael sendirian di rumahnya, tidak berusaha menolongnya atau mencari pertolongan medis, dan dia hanya menghubungi polisi ketika tidak ada lagi tempat lain untuk dia tuju," dikutip dari laman Kepolisian Thames Valley.
Nyesal Akui Bunuh Kekasihnya karena Buat Dirinya Lewatkan Rilis Gim GTA VI
Pasca peristiwa terjadi, kepolisian Thames Valley merilis video ketika pihaknya menginterogasi Richens.
Dalam video tersebut, Rickens seakan tidak menyesali perbuatannya karena telah membuat sang kekasih meregang nyawa.
Dia justru menyesal telah mengakui membunuh Vaughan karena bakal melewati rilis dari gim Grand Theft Auto (GTA) VI.
"Saya akan melewatkan gim GTA," katanya sambil menangis ketika diborgol oleh petugas.
"GTA yang mana Robert yang akan kau lewatkan," tanya polisi.
Baca tanpa iklan