Pria di Oxford Menyesal Akui Bunuh Pacarnya karena Buat Dirinya Lewatkan Rilis GTA VI
Pria di Oxford menyesali telah mengakui membunuh kekasihnya. Penyesalan itu buntut dirinya harus melewatkan rilisnya gim GTA VI ketika dipenjara.
Penulis:
Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor:
Tiara Shelavie
"(GTA) Enam," jawab Rickens.
"Oh jadi kau sudah menunggunya begitu lama?" tanya polisi lagi.
"Seumur hidup saya," jawab Rickens.
Baca juga: Sekeluarga Tewas di Warakas Jakut Korban Pembunuhan Berencana, Anak Tengah Terancam 20 Tahun Penjara
Lalu, Rickens justru berpikiran bahwa seharusnya ia kabur saja setelah membunuh kekasihnya.
"Saya seharusnya bisa kabur," katanya.
Sekilas informasi, GTA VI memang menjadi salah satu gim yang paling ditunggu terkait rilisnya.
Adapun perilisan GTA VI sempat mengalami penundaan beberapa kali dan kerap membuat para gamer merasa kesal.
Namun kini, developer GTA VI, Rockstar Games sudah memastikan bahwa perilisan gim bergenre open world itu akan dilakukan pada 19 November 2026 mendatang.
Divonis Penjara Seumur Hidup
Rickens pun menjalani persidangan perdana pada 12 Desember 2025 lalu. Lalu sidang vonis digelar pada Jumat (6/2/2026) lalu.
Berdasarkan laporan dari Kepolisian Thames Valley, Rickens divonis penjara seumur hidup dengan masa tahanan percobaan selama 16 tahun di Pengadilan Oxford.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)