Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Juan Pablo Guanipa Diculik Pria Bersenjata Beberapa Jam setelah Dibebaskan dari Penjara

Oposisi Venezuela melaporkan Juan Pablo Guanipa diculik pria bersenjata hanya beberapa jam setelah dibebaskan dari tahanan.

Ringkasan Berita:
  • Juan Pablo Guanipa dilaporkan diculik oleh pria bersenjata di Caracas hanya beberapa jam setelah dibebaskan dari penjara.
  • Oposisi Venezuela menuding aparat keamanan negara berada di balik penculikan tersebut dan menuntut pembebasan segera.
  • Kasus ini kembali menyoroti tuduhan penggunaan penahanan politik oleh pemerintah Venezuela untuk menekan oposisi.

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin oposisi Venezuela, María Corina Machado, melaporkan bahwa rekannya Juan Pablo Guanipa diduga diculik hanya beberapa jam setelah dibebaskan dari tahanan.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Los Chorros, Caracas, pada Minggu (8/2/2026) malam waktu setempat.

Dikutip dari BBC, Machado mengatakan sekelompok pria bersenjata berat yang mengenakan pakaian sipil datang dengan empat kendaraan dan membawa Guanipa secara paksa.

Machado menuntut pembebasan segera terhadap Guanipa dan menyebut tindakan itu sebagai penculikan.

Partai oposisi Justice First menyatakan Guanipa diculik oleh aparat keamanan negara.

Rekomendasi Untuk Anda

Partai tersebut mengatakan senjata diarahkan ke orang-orang yang mendampingi Guanipa sebelum ia dimasukkan ke dalam mobil.

Guanipa merupakan mantan wakil presiden Majelis Nasional Venezuela dan tokoh penting oposisi.

Ia baru saja dibebaskan setelah menjalani delapan bulan penahanan.

Baca juga: Ribuan Warga Venezuela Turun ke Jalan, Tuntut Trump Bebaskan Presiden Maduro

Pembebasan itu terjadi di tengah tekanan internasional terhadap pemerintah Venezuela, melansir DW.

Putra Guanipa, Ramón, sempat merayakan kebebasan ayahnya di media sosial beberapa jam sebelum peristiwa penculikan.

Menurut kelompok pembela tahanan politik Foro Penal, antara 18 hingga 30 tahanan politik dibebaskan pada hari yang sama.

Foro Penal menyebut masih memverifikasi jumlah pasti tahanan yang dibebaskan.

Guanipa ditangkap pada Mei 2025 setelah berbulan-bulan bersembunyi.

Ia dituduh memimpin rencana terorisme dan pengkhianatan karena menentang hasil pemilu 2024.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas