Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

USS Gerald Ford, Kapal Induk Terkuat Amerika Bergerak ke Timur Tengah, AS Ingin 'Menjepit' Iran

Trump mengatakan kepada Axios awal pekan ini bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengirim kelompok serang kapal induk kedua ke Timur Tengah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in USS Gerald Ford, Kapal Induk Terkuat Amerika Bergerak ke Timur Tengah, AS Ingin 'Menjepit' Iran
Instagram @usnavy
USS GERALD FORD - Foto yang diunggah Angkatan Laut AS di akun Instagram, memperlihatkan Gugus Tempur Kapal Induk USS Gerald R. Ford. Amerika Serikat dikabarkan mengirim kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, ke Timur Tengah untuk bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang sudah berada di Laut Arab.  

Ringkasan Berita:
  • Amerika Serikat mengirim kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, ke Timur Tengah untuk bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang sudah berada di Laut Arab.
  • Langkah ini menambah kekuatan militer AS di kawasan, di tengah upaya Presiden Donald Trump menekan Iran terkait kesepakatan nuklir dan program rudal.
  • Informasi pengerahan USS Gerald R. Ford disampaikan oleh sumber Associated Press dengan syarat anonimitas.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Amerika Serikat dikabarkan mengirim kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, ke Timur Tengah untuk bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang sudah berada di Laut Arab. 

Langkah ini menambah kekuatan militer AS di kawasan, di tengah upaya Presiden Donald Trump menekan Iran agar menyepakati kesepakatan nuklir dan program rudal mereka.

Informasi soal pengerahan USS Gerald Ford ke Timur Tengah disampaikan sumber kantor berita AP, Jumat (13/2/2026).

Pengerahan USS Gerald R. Ford ke wilayah tersebut direncanakan setelah beberapa hari sebelumnya Trump mengisyaratkan putaran pembicaraan lain dengan Iran akan segera terjadi. 

Pengerahan Ford, yang pertama kali dilaporkan oleh The New York Times, akan menempatkan dua kapal induk dan kapal perang pendampingnya di wilayah tersebut. USS Abraham Lincoln dan kapal perusak rudal pendampingnya sudah berada di Laut Arab.

Orang yang berbicara kepada Associated Press tentang pengerahan tersebut melakukannya dengan syarat anonimitas untuk membahas pergerakan militer.

Rekomendasi Untuk Anda

Ini menandai pergantian cepat untuk Ford, yang dikirim Trump dari Laut Mediterania ke Karibia pada bulan Oktober ketika pemerintahan membangun kehadiran militer besar-besaran menjelang serangan mendadak bulan lalu yang menangkap presiden Venezuela saat itu, Nicolás Maduro.

Hal ini juga tampaknya bertentangan dengan strategi keamanan nasional Trump, yang menekankan Belahan Barat daripada bagian dunia lainnya.

Trump pada hari Kamis memperingatkan Iran bahwa kegagalan mencapai kesepakatan dengan pemerintahannya akan "sangat traumatis." Iran dan Amerika Serikat mengadakan pembicaraan tidak langsung di Oman pekan lalu.

“Saya kira dalam sebulan ke depan, kurang lebih seperti itu,” kata Trump menanggapi pertanyaan tentang jangka waktunya untuk kesepakatan yang menguntungkan dengan Iran mengenai program nuklirnya. “Itu harus terjadi dengan cepat. Mereka harus setuju dengan sangat cepat.”

Trump mengatakan kepada Axios awal pekan ini bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengirim kelompok serang kapal induk kedua ke Timur Tengah.

Trump mengadakan pembicaraan panjang dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Rabu dan mengatakan ia bersikeras kepada pemimpin Israel bahwa negosiasi dengan Iran perlu dilanjutkan. 

Netanyahu mendesak pemerintah untuk menekan Teheran agar mengurangi program rudal balistiknya dan mengakhiri dukungannya terhadap kelompok teror seperti Hamas dan Hizbullah sebagai bagian dari kesepakatan apa pun.

USS Ford memulai penugasan pada akhir Juni 2025, yang berarti awak kapal telah ditugaskan selama hampir delapan bulan. Meskipun tidak jelas berapa lama kapal akan tetap berada di Timur Tengah, langkah ini membuat awak kapal siap untuk penugasan yang luar biasa panjang.

Fakta-fakta tentang USS Gerald Ford

  • USS Gerald R. Ford (CVN-78) adalah kapal induk terbesar dan tercanggih milik Angkatan Laut Amerika Serikat, sekaligus kapal pertama dari kelas Ford yang dirancang menggantikan kelas Nimitz.
  • Menggunakan dua reaktor nuklir A1B, kapal ini mampu beroperasi lebih dari 25 tahun tanpa pengisian ulang bahan bakar dan membawa lebih dari 75 pesawat tempur serta helikopter dalam satu gugus tempur.
  • Dilengkapi teknologi mutakhir seperti sistem peluncur elektromagnetik (EMALS), radar canggih Dual Band Radar, dan sistem persenjataan modern untuk meningkatkan tempo sortie (frekuensi penerbangan tempur).
  • Dirancang untuk efisiensi awak yang lebih kecil dibanding pendahulunya, namun memiliki daya tempur dan kapasitas operasional lebih besar, termasuk kemampuan mendukung perang udara skala besar.
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas