Jumlah Warga Asing di Prefektur Ishikawa Jepang Capai Rekor, Warga Indonesia Naik Tertinggi
Warga asing di Prefektur Ishikawa tembus rekor 22.892 orang. WNI naik paling signifikan seiring kebutuhan tenaga kerja
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Jumlah warga asing di Prefektur Ishikawa mencapai rekor 22.892 orang per Desember 2025, naik lebih dari 10 persen dibanding tahun sebelumnya
- Warga Vietnam menjadi kelompok terbesar, disusul China dan Indonesia, dengan WNI mencatat kenaikan paling signifikan hingga total 2.824 orang
- Peningkatan ini didorong kebutuhan tenaga kerja, terutama melalui program magang teknis dan visa pekerja berketerampilan khusus
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Jumlah warga negara asing yang tinggal di Prefektur Ishikawa, Jepang, meningkat lebih dari 10 persen dibanding tahun sebelumnya dan mencapai hampir 23.000 orang, menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah.
Menurut pemerintah prefektur, per akhir Desember tahun lalu jumlah warga asing yang terdaftar sebagai penduduk mencapai 22.892 orang.
"Angka ini bertambah lebih dari 2.300 orang dibanding tahun sebelumnya," papar sumber dinas tenaga kerja Ishikawa kepada Tribunnews.com Senin (16/2/2026).
Berdasarkan kewarganegaraan, warga Vietnam menjadi kelompok terbesar dengan 5.839 orang, disusul warga China dan Indonesia.
"Meskipun demikian dari sisi pertumbuhan, jumlah warga Indonesia mencatat kenaikan paling signifikan, meningkat sekitar 800 orang dibanding tahun sebelumnya," katanya.
Baca juga: Jepang Perkuat Bantuan untuk Pulau Terluar Indonesia, Isu Laut China Selatan Jadi Latar Belakang
Jumlah WNI di Ishikawa per Desember 2025 sebanyak 2,824 orang atau 12,3 persen dari seluruh orang asing di Ishikawa, terbanyak ketiga orang asing di prefektur Ishikawa.
Dilihat dari status izin tinggal, sekitar 40 persen warga asing berada di Ishikawa untuk tujuan bekerja.
Kategori terbesar adalah: Program magang teknis (technical intern training) sebanyak 5.880 orang; Visa pekerja berketerampilan khusus (Specified Skilled Worker / tokutei ginou) sebanyak 3.701 orang.
Jumlah pemegang visa tokutei ginou meningkat lebih dari 1.000 orang dalam setahun.
Pemerintah prefektur menilai kenaikan ini mencerminkan tingginya kebutuhan tenaga kerja asing, terutama di sektor-sektor yang mengalami kekurangan tenaga kerja.
Kebutuhan Tenaga Kerja Dorong Peningkatan
Lonjakan jumlah pekerja asing menunjukkan bahwa industri lokal semakin bergantung pada tenaga kerja luar negeri untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja domestik.
Dengan tren ini, kehadiran pekerja asing diperkirakan akan terus meningkat seiring kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor di Jepang, termasuk manufaktur, perawatan lansia, dan konstruksi.
Diskusi loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
imkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
Baca tanpa iklan