Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Peta Peningkatan Kekuatan Militer AS di Timur Tengah, Iran Bentengi Situs Militernya

Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di sekitar Iran. Iran memperkuat fasilitas militernya dengan perisai beton dan perbaikan terowongan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di sekitar Iran.
  • Iran memperkuat fasilitas militernya dengan perisai beton dan perbaikan terowongan.
  • Negosiasi nuklir Iran dan Amerika Serikat masih belum mencapai terobosan.


TRIBUNNEWS.COM 
Amerika Serikat mengerahkan puluhan pesawat militer dan aset lainnya ke pangkalan-pangkalan di dan dekat Timur Tengah di tengah ketegangan dengan Iran.

Presiden AS Donald Trump menyatakan pada hari Kamis (19/2/2026) bahwa serangan terhadap Iran dapat dimulai dalam 10 hari jika kesepakatan mengenai program nuklirnya tidak tercapai.

Kedua negara saat ini terlibat dalam pembicaraan tidak langsung di Swiss.

Berbicara pada pertemuan pertama organisasi Dewan Perdamaian, Trump mengatakan AS mungkin harus mengambil langkah lebih jauh jika pembicaraan dengan Iran gagal.

Mengutip CBC News, berikut gambaran kehadiran militer Amerika Serikat di sekitar Iran.

Di Laut

Dua dari 11 kelompok kapal induk aktif Angkatan Laut AS diketahui atau dilaporkan telah dikerahkan ke wilayah Timur Tengah.

Rekomendasi Untuk Anda

USS Abraham Lincoln dan kapal perusak pengawalnya beroperasi di Laut Arab dekat Oman setelah penempatan mereka pada akhir Januari.

Rekaman yang tersedia untuk umum dari satelit Copernicus Sentinel-2 milik Badan Antariksa Eropa menunjukkan kapal induk tersebut berada di wilayah itu pada Minggu (15/2/2026).

Sejumlah kapal perang lainnya aktif di Selat Hormuz, Laut Merah, dan Mediterania timur, menurut media berbasis di AS, USNI News.

KETEGANGAN IRAN-AS - Tangkap layar CBC News, memperlihatkan operasi militer AS di sekitar Iran per tanggal 19 Februari 2026. Trump mengancam sesuatu yang buruk terjadi jika Iran tidak membuat kesepakatan
KETEGANGAN IRAN-AS - Tangkap layar CBC News, memperlihatkan operasi militer AS di sekitar Iran per tanggal 19 Februari 2026. Trump mengancam sesuatu yang buruk terjadi jika Iran tidak membuat kesepakatan (tangkapan layar)

Kapal induk USS Gerald R. Ford, kapal perang terbesar di dunia, juga sempat mengaktifkan Sistem Identifikasi Otomatis (AIS), yang menunjukkan lokasinya di lepas pantai Maroko di Samudra Atlantik, menurut MarineTraffic.

Media AS melaporkan bahwa Gerald R. Ford telah diperintahkan untuk memasuki wilayah tersebut, meskipun hingga Kamis belum terlihat memasuki Mediterania.

Baca juga: Israel Siaga Maksimum, Tunggu Lampu Hijau AS untuk Serang Sistem Rudal Iran

USNS William McLean, kapal pengisian bahan bakar Angkatan Laut, juga mengaktifkan AIS pada Kamis, dekat dengan lokasi Gerald R. Ford sebelumnya.

Mengaktifkan AIS berarti kapal memancarkan identitas dan posisinya secara elektronik agar dapat dilihat oleh kapal lain dan otoritas maritim.

Di Udara

Dengan menggunakan perangkat lunak pelacakan penerbangan ADS-B Exchange, CBC News mengamati puluhan penerbangan militer AS selama beberapa hari terakhir.

Data tersebut menunjukkan pergerakan besar aset tanker, transportasi, dan pengawasan dari daratan Amerika Serikat ke pangkalan di Eropa dan Timur Tengah.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas