Milad ke-32 PPI Tunisia: Dari Seremonial Menuju Gerakan Intelektual dan Pemberdayaan Diaspora
PPI Tunisia merayakan milad ke-32 dengan tema meneguhkan intelektualisme dan pemberdayaan diaspora.
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- PPI Tunisia merayakan milad ke-32 dengan tema meneguhkan intelektualisme dan pemberdayaan diaspora.
- Rangkaian kegiatan seperti Career Day, Forum Intelektual Muda, dan Empower Games menjadi wadah pembelajaran sosial.
- Organisasi ini menegaskan tekad melahirkan generasi diaspora yang unggul dan berkontribusi nyata bagi Indonesia serta dunia.
TRIBUNNEWS.COM - Peringatan ke-32 tahun berdirinya Persatuan Pelajar Indonesia di Tunisia (PPI Tunisia) menjadi ajang refleksi bagi diaspora Indonesia di Tunisia untuk menata ulang arah perjuangan organisasi.
Selama lebih dari tiga dekade, PPI Tunisia tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul mahasiswa, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter, penguatan tradisi intelektual, serta pemberdayaan komunitas diaspora.
Tema yang diusung tahun ini, “Meneguhkan Intelektualisme dan Pemberdayaan Diaspora Menuju Masa Depan Gemilang”, menegaskan urgensi perubahan dari organisasi yang bersifat simbolik menuju organisasi yang memiliki dampak nyata. Semangat tersebut diwujudkan melalui beragam kegiatan, antara lain Career Day, Forum Intelektual Muda, dan Empower Games.
Seluruh program dirancang sebagai ruang pembelajaran sosial untuk mengasah ketahanan mental, pola pikir strategis, kepemimpinan, pengelolaan emosi, serta kemampuan bekerja dalam tim.
Melalui agenda Career Day, diaspora diajak mengembangkan intelektualisme yang tidak berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan dalam tindakan konkret.
Forum-forum tersebut juga menegaskan pentingnya pergeseran peran PPI Tunisia, dari sekadar penyelenggara acara seremonial menjadi institusi yang lebih substansial dan berpengaruh.
Intelektualisme dipahami bukan hanya sebagai prestasi akademik, melainkan juga kecakapan membaca dinamika global dan menawarkan solusi praktis bagi persoalan masyarakat.
Baca juga: PPI Dunia Dorong Peran Pelajar Diaspora dalam Agenda Pembangunan Nasional
Dalam sesi Muara Refleksi, peserta menyepakati bahwa PPI Tunisia perlu kembali pada jati dirinya sebagai rumah bersama diaspora, sekaligus ruang advokasi, penguatan akademik, dan penjaga nilai persatuan.
Organisasi ini diharapkan tidak hanya merayakan kebersamaan, tetapi benar-benar mengokohkannya melalui langkah-langkah kebijakan yang nyata.
Keberlanjutan Empower Games diwujudkan melalui sesi kedua, salah satunya lomba baca puisi yang digelar pada Jumat, 13 Februari 2026.
Para peserta membacakan karya mereka secara langsung dengan memperhatikan unsur intonasi, ekspresi, dan gerak simbolik. Tema puisi yang diangkat adalah “Suara Gen Z di Tengah Tantangan Zaman”.
Selanjutnya, pada Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 18.30 CET, berlangsung final turnamen Mobile Legends sebagai bagian dari puncak peringatan milad.
Pertandingan ini menentukan juara sekaligus disiarkan langsung melalui YouTube agar dapat disaksikan oleh diaspora dan masyarakat umum.
Rangkaian Empower Games berlanjut pada Minggu, 15 Februari 2026 di Bocca Stadion, Tunisia.
Baca tanpa iklan