Victor Schwartz, Kisah Pengusaha Kecil Amerika yang Mengalahkan Trump di Pengadilan
Victor Schwartz, pemilik VOS Selections adalah alasan utama di balik putusan Mahkamah Agung membatalkan biaya selangit yang dikenakan Trump
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Victor Schwartz, Kisah Pengusaha Kecil Amerika yang Mengalahkan Trump di Pengadilan
TRIBUNNEWS.COM - Di saat perusahaan-perusahaan besar Amerika Serikat (AS) tetap bungkam, seorang pedagang kecil di New York mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menghadapi Presiden Donald Trump, yang menaikkan tarif ke tingkat yang belum pernah terlihat di Amerika Serikat sejak tahun 1930-an.
CNN melaporkan kalau Victor Schwartz, pemilik VOS Selections di New York, adalah alasan utama di balik putusan Mahkamah Agung untuk membatalkan biaya selangit yang dikenakan Trump.
Putusan itu menyatakan, kalau tarif dagang 'seenak udel' Trump adalah ilegal.
Baca juga: Guru Besar UI Soal Kesepakatan Dagang RI-AS: Berat Sebelah, Jomplang Sekali
Laporan berita tersebut menjelaskan:
"Sejak Trump mengumumkan rencananya untuk menaikkan tarif pada April 2025, Schwartz merasa bahwa bisnis kecil seperti miliknya tidak mampu membayar tarif yang sangat tinggi ini, atau menaikkan harga seperti yang dilakukan perusahaan besar."
Dia berkata:
"Kami tidak bisa begitu saja menaikkan harga, kami tidak mampu membayar biaya-biaya tersebut, tidak seperti perusahaan besar yang dapat membayar dengan mudah."
Seorang anggota keluarga Victor menghubungi Liberty Center for Justice, sebuah organisasi advokasi hukum nirlaba yang berhaluan liberal, untuk menangani kasus ini.
Schwartz awalnya bergabung dalam kasus ini sebagai penggugat bersama, tetapi kemudian menjadi penggugat utama dalam gugatan yang dikenal sebagai VOS Selections, Inc. v. Trump.
Gugatan tersebut berfokus pada penentangan terhadap penggunaan sepihak Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional untuk memberlakukan tarif darurat, yang menurut Schwartz merupakan pelanggaran mencolok terhadap kekuasaan eksekutif dan ancaman langsung terhadap bisnisnya.
Dengan kata lain, Trump semena-mena menggunakan kursi kepresidenannya dalam membuat keputusan yang dibalut narasi "kepentingan darurat nasional AS".
Harga Mahal Kemenangan Bersejarah
Pada akhirnya, Schwartz meraih kemenangan bersejarah, setelah Mahkamah Agung AS mengeluarkan putusannya pada Jumat malam, yang menyatakan tarif darurat Trump ilegal.
Diperkirakan kalau kemenangan ini dapat memberi importir kesempatan untuk memulihkan sejumlah besar uang hingga $134 miliar dalam bentuk bea cukai yang telah dibayarkan.
Namun kemenangan itu tidak diraih tanpa pengorbanan pribadi, karena Schwartz mengungkapkan bahwa ia telah menjadi sasaran serangan terus-menerus melalui pesan teks dan email.
Baca tanpa iklan