Perjalanan El Mencho: Dari Buruh dan Polisi ke Raja Kartel Narkoba, Tewas di Operasi Militer
El Mencho tumbang di Tapalpa. Kematian sang raja kartel CJNG memicu kerusuhan berdarah, 73 tewas, Meksiko bergolak.
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- El Mencho tewas dalam operasi militer.
- 73 orang tewas dalam kerusuhan pasca tumbangnya gembong CJNG
TRIBUNNEWS.COM - Sosok yang selama dua dekade menjadi bayang-bayang paling menakutkan dalam dunia narkotika Meksiko akhirnya tumbang. Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), tewas dalam operasi militer di Tapalpa, negara bagian Jalisco, Minggu (22/2/2026).
Kematian pria 59 tahun itu mengakhiri pelarian panjangnya sekaligus membuka babak baru dalam peta kekuasaan kartel Meksiko.
Pasukan khusus Meksiko awalnya berupaya menangkap El Mencho, namun operasi berkembang menjadi baku tembak yang berujung pada kematiannya.
Dari Michoacan ke California
Dilahirkan di komunitas pertanian El Naranjo, Michoacan, dengan nama Rubén Oseguera Cervantes, ia kemudian menambahkan nama “Nemesio” yang melahirkan julukan El Mencho.
Saat muda, ia bermigrasi ke California, Amerika Serikat, menikah dengan keluarga yang terhubung dengan kelompok Los Cuinis, dan sempat dipenjara atas kasus heroin sebelum dideportasi ke Meksiko.
Baca juga: Sosok El Mencho, Bos Kartel Narkoba Meksiko yang Disebut Tewas, Ternyata Pernah Jadi Polisi
Naik Daun di Dunia Kartel
Sekembalinya ke tanah air, El Mencho bergabung dengan jaringan Kartel Milenio dan kemudian bekerja di bawah Ignacio “Nacho” Coronel dari Kartel Sinaloa.
Fragmentasi internal pasca tewasnya Coronel melahirkan CJNG pada 2009, dengan El Mencho sebagai motor utama.
Ekspansi Cepat dan Brutal
Di bawah kepemimpinannya, CJNG berkembang menjadi salah satu organisasi kriminal paling ekspansif, beroperasi di 21 negara bagian Meksiko dan sedikitnya 36 negara.
Selain narkotika, mereka merambah pemerasan, pencurian bahan bakar, hingga bisnis ilegal lain.
Washington menjadikannya target utama. Pada 2016, ia masuk daftar buronan prioritas, dengan hadiah yang akhirnya mencapai 15 juta dolar AS pada 2024. Pada 2025, CJNG ditetapkan sebagai organisasi teroris asing oleh Amerika Serikat.
Mantan Polisi, Raja Kartel
El Mencho sempat menjadi polisi sebelum beralih ke dunia kriminal.
Di bawah kendalinya, CJNG dikenal agresif menyerang aparat, menggunakan drone bersenjata, ranjau, hingga melakukan serangan spektakuler di jantung Kota Meksiko pada 2020.
Baca juga: Operasi Senyap Meksiko Tewaskan ‘El Mencho’, Perburuan di Tengah Tekanan Trump ke Presiden Claudia
Titik Balik di Tapalpa
Operasi militer di Tapalpa yang menewaskannya menandai titik balik penting. Namun pengalaman Meksiko menunjukkan, tumbangnya satu pemimpin kartel tidak selalu berarti berakhirnya organisasi.
Perebutan kekuasaan internal kerap melahirkan faksi baru dan meningkatkan kekerasan.
Dengan tewasnya El Mencho, perjalanan seorang buruh migran yang menjelma menjadi raja kartel lintas negara resmi berakhir. Dampaknya, berkemungkinan besar, baru saja dimulai.
Baca tanpa iklan