Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Netanyahu: Israel dan AS akan Hilangkan Ancaman Rezim Khamenei di Iran

Perdana Menteri Israel Netanyahu mengklaim serangan Israel dan AS bertujuan untuk menghilangkan ancaman yang ditimbulkan Iran.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Netanyahu: Israel dan AS akan Hilangkan Ancaman Rezim Khamenei di Iran
Facebook Kantor Perdana Menteri Israel
PIDATO BENJAMIN NETANYAHU - Foto yang diambil dari Facebook GPO, Sabtu (28/2/2026), memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato setelah Israel dan AS menyerang Iran pada Sabtu pagi 

Ringkasan Berita:
  • Netanyahu mengklaim serangan Israel dan AS untuk mendukung rakyat Iran membebaskan diri dari pemerintah Iran di bawah kepemimpinan Ali Khamenei.
  • Trump menyerukan rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan setelah Israel dan AS menyerang negaranya.
  • Sebelumnya, Israel dan AS menyerang Iran setelah perundingan program nuklir AS dan Iran berakhir tanpa kesepakatan.

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel dan Amerika Serikat (AS) telah memulai operasi tempur skala besar terhadap Iran yang diklaim untuk menghilangkan ancaman Iran.

Netanyahu mengklaim serangan itu diperlukan untuk membantu rakyat Iran dalam mengubah nasib mereka setelah puluhan tahun berada di bawah kepemimpinan Ali Khamenei.

“Saudara-saudariku, warga negara Israel, belum lama ini Israel dan Amerika Serikat meluncurkan operasi untuk menghilangkan ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh rezim di Iran,” katanya dalam video, Sabtu (28/2/2026).

“Saya berterima kasih kepada sahabat kita, Presiden Donald Trump, atas kepemimpinannya yang bersejarah,” tambahnya.

“Selama 47 tahun, rezim Ayatollah (Ali Khamenei) telah menyerukan 'Matilah Israel' dan 'Matilah Amerika.' Mereka telah menumpahkan darah kita, membunuh banyak warga Amerika, dan membantai rakyat mereka sendiri,” lanjut Netanyahu.

Mendukung pernyataan Trump sebelumnya, Netanyahu mengatakan pemerintah Iran saat ini tidak boleh memiliki senjata nuklir, tuduhan yang berulang kali dibantah oleh Iran.

Rekomendasi Untuk Anda

“Rezim ini tidak boleh dibiarkan mempersenjatai diri dengan senjata nuklir yang akan memungkinkannya mengancam seluruh umat manusia,” katanya.

“Tindakan bersama kita akan menciptakan kondisi bagi rakyat Iran yang berani untuk mengambil kendali atas nasib mereka sendiri," tambahnya.

Ia mengklaim serangan Israel dan AS terhadap Iran dapat membuat rakyat Iran terlepas dari pemerintah Iran.

“Telah tiba waktunya bagi seluruh lapisan masyarakat Iran — Persia, Kurdi, Azeri, Baloch, dan Ahwazi — untuk melepaskan diri dari belenggu tirani dan mewujudkan Iran yang merdeka dan cinta damai," ujarnya.

Dalam pidatonya, Netanyahu juga menyerukan kepada rakyat Israel untuk mendukung operasi melawan Iran.

Baca juga: Rumah Sakit Israel Pindah ke Bawah Tanah, Antisipasi Balasan Rudal Iran

“Saya menyerukan kepada Anda, warga Israel, untuk mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri. Dalam beberapa hari mendatang, selama Operasi 'Raungan Singa', kita semua akan dituntut untuk menunjukkan kesabaran dan kekuatan batin,” katanya.

“Bersama-sama kita akan berdiri teguh, bersama-sama kita akan berjuang, dan bersama-sama kita akan memastikan masa depan Israel,” tambahnya, lapor Times of Israel.

Trump Umumkan Perang Terhadap Iran

Trump menyebut serangan Israel dan AS terhadap Iran sebagai operasi tempur skala besar, yang dimulai dengan serangan di berbagai target di Teheran, termasuk pangkalan Garda Revolusi Iran dan Kementerian Intelijen.

Dalam pidatonya, Trump menyerukan kepada rakyat Iran untuk menyambut "kebebasan" setelah Israel dan AS melemahkan pemerintah Iran.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas