Ayatollah Ali Khamenei Tewas Diserang AS–Israel, Timur Tengah Terancam Meledak
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas setelah serangan gabungan AS–Israel, memicu eskalasi besar di Timur Tengah.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ia menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989 menggantikan Ruhollah Khomeini.
Dengan masa kepemimpinan lebih dari tiga dekade, Khamenei menjadi salah satu kepala negara dengan masa jabatan terlama di Timur Tengah, setelah Mohammad Reza Pahlavi.
Khamenei lahir dari keluarga ulama.
Ayahnya, Javad Khamenei, merupakan ulama dari etnis Azerbaijan, sedangkan ibunya, Khadijeh Mirdamadi, berasal dari keluarga Persia di Yazd.
Ia juga diyakini memiliki garis keturunan yang bersambung hingga Imam Syiah keempat, Ali al-Sajjad.
Khamenei mulai belajar agama sejak usia empat tahun dengan mempelajari Al-Qur’an di maktab.
Ia kemudian menempuh pendidikan seminari di Mashhad dan Qom serta belajar kepada sejumlah ulama besar.
Baca juga: Siap Pimpin Masa Transisi Iran, Reza Pahlavi Minta Pendukungnya Tak Kendurkan Perjuangan
Pada masa itulah ia mulai aktif dalam politik yang kemudian membawanya menjadi tokoh penting di Iran.
- Nama lengkap: Ali Hosseini Khamenei
- Tanggal lahir: 19 April 1939
Tempat lahir: Mashhad, Iran - Kebangsaan: Iran
- Jabatan: Pemimpin Tertinggi Iran (sejak 1989)
- Agama: Islam Syiah
- Orang tua: Javad Khamenei dan Khadijeh Mirdamadi
- Jumlah saudara: Anak kedua dari delapan bersaudara
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan