Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Update Perang Iran vs AS–Israel: Konflik Meluas ke Lebanon, IDF Serang Hizbullah

Serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei memicu eskalasi konflik hingga Lebanon

Ringkasan Berita:
  • Serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei memicu eskalasi konflik hingga Lebanon, dengan Israel menyerang Hizbullah.
  • Trump menyatakan operasi militer akan berlanjut sampai tujuan tercapai, sementara serangan rudal dan drone Hizbullah menjadi balasan atas kematian Khamenei.
  • Konflik ini menimbulkan dampak besar, termasuk lonjakan harga minyak, korban sipil di Iran, serta pengungsian massal di Lebanon.

 

TRIBUNNEWS.COM – Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026), yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, kini mulai meluas.

Mengutip The Guardian, militer Israel mengatakan pada Senin (2/3/2026) pagi mereka menyerang Hizbullah di seluruh Lebanon setelah kelompok militan itu meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai balasan atas kematian Khamenei.

Proyektil yang diluncurkan oleh Hizbullah merupakan yang pertama sejak dimulainya serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Hizbullah telah lama menjadi salah satu sekutu utama Iran di Timur Tengah.

Kelompok itu mengatakan serangan terhadap Israel dilakukan sebagai balasan atas pembunuhan Khamenei oleh Israel serta pelanggaran Israel yang terus-menerus terhadap wilayah Lebanon.

Rekomendasi Untuk Anda

Ledakan terdengar di ibu kota Lebanon, Beirut, menurut saksi mata.

Sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada Reuters bahwa Israel telah menyerang pinggiran selatan kota tersebut, yang merupakan benteng Hizbullah.

Masih mengutip The Guardian dan Al Jazeera, berikut poin-poin penting lainnya terkait konflik di Timur Tengah:

  • Trump Ingin Perang Habis-habisan

Donald Trump memperingatkan pada Minggu (1/3/2026) bahwa operasi tempur di Iran terus berlanjut dan akan berlangsung sampai semua tujuan AS tercapai.

Ia membenarkan operasi tersebut dengan mengatakan, “Rezim Iran yang dipersenjatai dengan rudal jarak jauh dan senjata nuklir akan menjadi ancaman mengerikan bagi setiap warga Amerika. Saya sekali lagi mendesak Garda Revolusi, polisi militer Iran, untuk meletakkan senjata dan menerima kekebalan penuh atau menghadapi kematian yang pasti.”

Trump mengatakan kepada Fox News bahwa 48 pemimpin Iran telah tewas dalam serangan tersebut.

“Ini berjalan lancar. Ini berjalan cepat. Ini sudah seperti ini selama 47 tahun,” kata Trump.

“Tidak ada yang percaya dengan keberhasilan yang kita raih. Empat puluh delapan pemimpin tewas dalam satu serangan.”

Baca juga: Agnez Mo Tegaskan Kondisinya Aman di Dubai Usai Konflik Iran Memanas

  • Serangan drone di Pangkalan Militer Inggris

Serangan drone yang diduga menghantam RAF Akrotiri (pangkalan Inggris di Siprus) dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Inggris.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas