Daging Sapi Miyazaki Mulai Diekspor ke Indonesia, Pasar Halal Jadi Target Baru Jepang
Pemerintah Prefektur Miyazaki menilai reputasi Miyazaki Wagyu dapat menjadi daya tarik utama di pasar global
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Daging sapi premium Miyazaki Wagyu dari Prefektur Miyazaki mulai merambah pasar Indonesia setelah fasilitas SE Meat Miyazaki di Kota Saito memperoleh sertifikasi ekspor halal pada Februari 2026
- Indonesia menjadi pasar baru di Asia Tenggara bagi daging wagyu tersebut
- Pemerintah Miyazaki menilai pasar negara Muslim memiliki potensi besar untuk memperluas ekspor daging premium mereka.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, JEPANG — Daging sapi premium asal Prefektur Miyazaki, Jepang, mulai merambah pasar Indonesia.
Pada Februari 2026, sebuah fasilitas pengolahan daging di Kota Saito resmi memperoleh sertifikasi ekspor ke Indonesia dari otoritas setempat.
“Dengan persetujuan ini, Indonesia menjadi pasar baru bagi daging sapi Miyazaki di Asia Tenggara,” ujar pejabat Divisi Promosi Peternakan Prefektur Miyazaki, Hiroshi Sato, kepada Tribunnews.com, Jumat (6/3/2026).
Sebelumnya, daging ini telah diekspor ke sejumlah negara Timur Tengah seperti Qatar, Kuwait, dan United Arab Emirates.
Fasilitas Halal
Fasilitas yang memperoleh sertifikasi ekspor tersebut adalah SE Meat Miyazaki, rumah pemotongan hewan yang dibangun sebagai fasilitas pertama di Prefektur Miyazaki yang memenuhi standar halal.
Baca juga: Lebaran Masih 2 Pekan Lagi, Harga Daging Sapi dan Cabai Rawit Sudah Meroket
Untuk dapat mengekspor ke negara mayoritas Muslim, fasilitas tersebut harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain proses pemotongan yang sesuai dengan aturan syariah serta lokasi fasilitas yang tidak berada dalam radius lima kilometer dari peternakan babi.
Dalam beberapa tahun terakhir, ekspor daging sapi Miyazaki menunjukkan tren meningkat. Pada tahun fiskal lalu, volume ekspor mencapai 1.425 ton, angka tertinggi sepanjang sejarah.
Selama ini pasar utama ekspor daging Miyazaki adalah United States, Taiwan, dan Hong Kong.
Namun, dengan menurunnya jumlah penduduk Jepang yang diperkirakan akan memengaruhi konsumsi domestik, pemerintah prefektur mulai memperluas pasar ke negara-negara Muslim.
Potensi Pasar Muslim
Menurut Hiroshi Sato, pasar negara Muslim memiliki potensi sangat besar, termasuk Indonesia.
“Wilayah Islam di Timur Tengah dan Asia mencakup sekitar seperempat populasi dunia. Ini merupakan pasar yang sangat besar,” ujarnya.
Pada Januari lalu, Prefektur Miyazaki juga menggelar promosi daging Miyazaki di United Arab Emirates yang mendapat respons positif dari para pembeli.
Pemerintah Prefektur Miyazaki menilai reputasi Miyazaki Wagyu dapat menjadi daya tarik utama di pasar global.
Baca tanpa iklan