Hari ke-12 Perang Iran: 1.300 Warga Sipil Tewas, Rudal Hantam Israel, Pangkalan AS hingga Kilang UEA
Hari ke-12 perang Iran. Ribuan target sipil dibom, Iran balas dengan rudal ke Israel dan pangkalan AS, drone serang kilang minyak UEA.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel memasuki hari ke-12 dengan lebih dari 1.300 warga sipil Iran dilaporkan tewas.
- Iran meluncurkan serangan balasan menggunakan rudal ke kota-kota Israel seperti Tel Aviv dan juga menargetkan pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
- Konflik meluas ke negara-negara Teluk setelah drone menyerang fasilitas energi di Uni Emirat Arab dan beberapa negara mencegat rudal Iran.
TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel memasuki hari ke-12 dengan eskalasi serangan yang semakin luas di Timur Tengah, Rabu (11/3/2026).
Pemerintah Iran menyatakan lebih dari 1.300 warga sipil tewas dan hampir 10.000 lokasi sipil telah dihantam serangan sejak konflik dimulai pada 28 Februari 2026.
Dilansir dari Al Jazeera, serangan udara terbaru juga menargetkan berbagai fasilitas penting di Iran, termasuk Bandara Mehrabad di ibu kota Teheran.
Konflik kini meluas ke negara-negara Teluk, pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan, hingga memicu kekhawatiran krisis energi global.
Ribuan Infrastruktur Sipil Iran Dilaporkan Hancur
Pemerintah Iran menuduh serangan AS dan Israel secara sistematis menghantam infrastruktur sipil.
Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, mengatakan hampir 10.000 lokasi sipil telah rusak atau hancur akibat pengeboman.
Target yang dilaporkan terkena serangan antara lain:
- rumah tinggal warga
- fasilitas kesehatan dan rumah sakit
- sekolah dan lembaga pendidikan
- pusat perdagangan dan layanan publik
Ledakan besar juga dilaporkan mengguncang sejumlah distrik permukiman di Teheran setelah gelombang serangan udara Israel pada Selasa malam.
Organisasi kemanusiaan Iran menyebut sebuah bangunan apartemen terkena serangan langsung dan tim penyelamat masih menggali puing-puing untuk mencari korban.
Selain korban jiwa, dampak lingkungan juga mulai muncul.
World Health Organization memperingatkan fenomena “hujan hitam” beracun setelah asap tebal dari fasilitas minyak yang terbakar bercampur dengan awan hujan dan menghasilkan curah hujan yang terkontaminasi polutan berbahaya.
Baca juga: Alarm dari Washington! Senator Sebut Rencana Invasi Trump ke Iran Bisa Korbankan Ratusan Tentara
Iran Luncurkan Gelombang Rudal ke Israel
Sebagai balasan, Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps meluncurkan gelombang serangan rudal besar terhadap Israel.
Serangan balasan yang disebut sebagai gelombang ke-37 ini menggunakan rudal berat Khoramshahr dan berlangsung lebih dari tiga jam.
Target utama Iran meliputi beberapa kota besar di Israel, seperti:
- Tel Aviv
- Haifa
- Jerusalem
Baca tanpa iklan