Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Kena Teguran Langka dari DPR AS Buntut Perang Iran Telan Biaya 29 Miliar Dolar AS

DPR AS menegur Trump soal perang Iran yang menelan biaya 29 miliar dolar AS dan memicu perpecahan Partai Republik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • DPR Amerika Serikat (AS) meloloskan resolusi untuk membatasi kewenangan Presiden Donald Trump melanjutkan perang melawan Iran tanpa persetujuan Kongres.
  • Empat anggota Partai Republik bergabung dengan Demokrat dalam pemungutan suara bersejarah yang menjadi teguran langka bagi Trump.
  • Konflik yang mendekati hari ke-100 itu disebut telah menelan biaya sekitar 29 miliar dolar AS dan memicu tekanan politik yang semakin besar.

 

TRIBUNNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) melayangkan teguran politik yang jarang terjadi kepada Presiden Donald Trump.

Untuk pertama kalinya sejak perang Iran dimulai, DPR berhasil mengesahkan resolusi yang bertujuan membatasi kewenangan Trump menggunakan kekuatan militer tanpa persetujuan Kongres, dikutip dari Al Jazeera.

Resolusi tersebut lolos dengan hasil 215 suara berbanding 208 dalam pemungutan suara yang digelar Rabu (3/6/2026) waktu Washington, Associated Press melaporkan.

Empat anggota Partai Republik membelot dan bergabung dengan Partai Demokrat untuk mendukung langkah tersebut.

The New York Times melaporkan bahwa pemungutan suara ini menjadi pukulan politik simbolis bagi Trump di tengah konflik Iran yang mendekati hari ke-100.

Perang Iran Picu Perlawanan di Kongres

Rekomendasi Untuk Anda

Resolusi itu muncul setelah Trump memutuskan membawa AS bergabung dalam serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.

Keputusan tersebut dilakukan tanpa meminta persetujuan resmi dari Kongres.

Baca juga: Dicap Gila oleh Trump, Netanyahu Buka Suara

Langkah Trump sejak awal menuai kritik karena Konstitusi AS memberikan kewenangan kepada Kongres untuk menyatakan perang.

Dilansir The Guardian, anggota Kongres dari Partai Demokrat, Gregory Meeks, yang memimpin pengajuan resolusi itu, menyebut konflik tersebut sudah berlangsung terlalu lama.

"Sudah cukup," kata Meeks saat debat di DPR.

"Sudah saatnya presiden melakukan hal yang benar," lanjutnya.

Menurut Meeks, rakyat Amerika kini menanggung dampak ekonomi perang melalui kenaikan harga energi dan kebutuhan pokok.

"Rakyat sudah lelah menderita karena perang pilihannya," ujar Meeks.

Empat Republik Membelot dari Trump

Keberhasilan resolusi ini tidak lepas dari dukungan empat anggota Partai Republik.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas