Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Penjelasan Ilmiah Mengapa Serangan AS Menyebabkan Hujan Asam di Iran

Hujan hitam turun di Iran setelah serangan udara AS-Israel terhadap depot minyak. Fenomena ini mengandung polutan berbahaya

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie

Ringkasan Berita:
  • Hujan hitam turun di Iran setelah serangan udara AS-Israel terhadap depot minyak. 
  • Fenomena ini mengandung polutan berbahaya yang menimbulkan risiko kesehatan jangka pendek dan jangka panjang. 
  • WHO dan otoritas Iran memperingatkan warga untuk tetap di dalam ruangan karena bahaya paparan asap beracun.

 

TRIBUNNEWS.COM - Hujan hitam dilaporkan turun di beberapa wilayah Iran beberapa jam setelah serangan udara AS-Israel terhadap depot minyak pada akhir pekan lalu, Minggu (8/3/2026).

Beberapa media menyebut fenomena tersebut sebagai “hujan asam”.

Warga Iran melaporkan mengalami sakit kepala dan kesulitan bernapas.

Hujan yang terkontaminasi minyak juga dilaporkan menempel pada bangunan dan mobil.

Palang Merah Iran memperingatkan bahwa curah hujan setelah serangan tersebut bisa sangat berbahaya dan bersifat asam.

Rekomendasi Untuk Anda

Mengutip The Conversation, menurut Gabriel da Silva, seorang ahli kimia atmosfer sekaligus insinyur kimia yang meneliti polusi udara, laporan-laporan ini sangat mengkhawatirkan dan menunjukkan lebih dari sekadar hujan asam.

Hujan tersebut mengandung asam dan kemungkinan juga berbagai polutan lain yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Bahkan, dampaknya mungkin lebih buruk daripada yang tersirat dari istilah “hujan asam”.

Secara lebih luas, awan tebal asap beracun di atas daerah padat penduduk di Iran juga menjadi masalah serius bagi siapa pun yang menghirup udara tersebut saat ini.

HUJAN HITAM - Tangkap layar Viory, menampilkan kendaraan tertutup tetesan hujan dan abu hitam di Teheran, Iran. Hujan hitam turun di Iran setelah serangan udara AS-Israel terhadap depot minyak, fenomena ini mengandung polutan berbahaya
HUJAN HITAM - Tangkap layar Viory, menampilkan kendaraan tertutup tetesan hujan dan abu hitam di Teheran, Iran. Hujan hitam turun di Iran setelah serangan udara AS-Israel terhadap depot minyak, fenomena ini mengandung polutan berbahaya (Tangkap layar video Viory)

Apa Itu 'Hujan Asam'?

Salah satu cara utama polutan udara dihilangkan dari atmosfer adalah melalui hujan.

Ketika terdapat tingkat polutan yang signifikan di udara, polutan tersebut akan dikumpulkan oleh tetesan air hujan dan kemudian “terbuang” dari atmosfer.

Itulah sebabnya muncul laporan tentang hujan hitam yang jatuh dari langit setelah depot minyak dibom, yang menunjukkan betapa terkontaminasinya udara setempat.

Baca juga: Presiden Iran Tetapkan 3 Syarat untuk Akhiri Perang, Trump Deklarasikan Kemenangan

Hujan hitam tersebut mengindikasikan bahwa polutan beracun seperti hidrokarbon, partikel ultrahalus yang dikenal sebagai PM2.5, dan senyawa karsinogenik yang disebut hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) telah masuk ke dalam air hujan.

Selain itu, kemungkinan terdapat campuran bahan kimia lain yang belum diketahui, termasuk logam berat dan senyawa anorganik dari bahan bangunan serta berbagai material lain yang terlempar akibat ledakan awal dan kebakaran yang terjadi setelahnya.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas