Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perusahaan Jepang dan Indonesia Buka Lembaga Pelatihan, Cetak Sopir Profesional

Sakai Academy hadir di Indonesia, latih sopir logistik siap kerja ke Jepang dengan standar keselamatan & budaya kerja Jepang

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Perusahaan Jepang dan Indonesia Buka Lembaga Pelatihan, Cetak Sopir Profesional
Tribunnews.com/istimewa
SOPIR PROFESIONAL - Nota kesepahaman (MoU) untuk membuka lembaga pelatihan bernama “Sakai Academy” di Indonesia. Presiden Taketoshi Fujita (kiri), Presiden Tetsuyasu Tajima (tengah), Presiden dan CEO A.Wahyu Widjaja 

Ringkasan Berita:
  • Sakai Moving Center Jepang bersama PT Minori dan DMI mendirikan Sakai Academy di Indonesia untuk melatih sopir logistik siap pakai ke Jepang 
  • Program mencakup bahasa, mengemudi, keselamatan, dan budaya kerja Jepang, dengan target 60 orang/tahun dan 300 sopir dalam 5 tahun

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Perusahaan jasa pindahan Jepang, Sakai Moving Center, bersama perusahaan Indonesia PT Minori dan lembaga pendidikan PT Daisan Minori Indonesia (DMI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk membuka lembaga pelatihan bernama Sakai Academy di Indonesia.

"Kesempatan untuk bekerja dan berkarir di Jepang semakin terbuka peluangnya, namun ditentukan oleh kesiapan para peserta, pihak pengirim dan pihak penerima," ungkap Presiden dan CEO PT Minori, A Wahyu Widjaja, khusus kepada Tribunnews.com Selasa (17/3/2026).

Wahyu juga  menekankan pentingnya menanamkan budaya kerja Jepang, tanggung jawab, dan keselamatan sejak sebelum keberangkatan.

"Kepatuhan hukum, aturan dan budaya, penguasaan ketrampilan kerja dan bahasa serta penyesuaian diri menjadi salah satu faktor keberhasilan seseorang dalam pencapaian kerjanya," tambahnya.

Kerja sama ini bertujuan untuk merekrut, melatih, dan mempertahankan tenaga kerja asing berketerampilan khusus (tokutei ginou), khususnya di bidang sopir logistik, guna mengatasi kekurangan tenaga kerja yang semakin serius di industri logistik Jepang.

Baca juga: Otoritas Konsumen Jepang Denda Imoto no WiFi Rp18 Miliar, Akibat Iklan di Buku Edisi Indonesia

Latar Belakang
Rekomendasi Untuk Anda

Industri logistik Jepang saat ini menghadapi krisis kekurangan sopir akibat penuaan penduduk dan berkurangnya tenaga kerja muda. 

Di sisi lain, penggunaan tenaga kerja asing masih menghadapi kekhawatiran, terutama terkait keselamatan dan standar pendidikan.

Melalui program ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan membangun sistem pelatihan sejak sebelum keberangkatan ke Jepang, agar tenaga kerja asing dapat langsung bekerja secara efektif (siap pakai) saat tiba di Jepang.

Sakai Academy akan didirikan di Indonesia sebagai pusat pendidikan bagi calon sopir di sektor jasa pindahan.

Program pelatihan mencakup pendidikan bahasa Jepang, keterampilan kerja di bidang pindahan, pelayanan pelanggan (hospitality), kesadaran keselamatan kerja dan pelatihan mengemudi standar Jepang.

Program ini juga memanfaatkan kurikulum “YUZURU Driving School”, sehingga peserta mendapatkan pendidikan mengemudi setara dengan sekolah mengemudi di Jepang.

Selain itu, hanya peserta yang lulus ujian internal Sakai yang akan diizinkan bekerja sebagai sopir di Jepang, guna memastikan standar keselamatan dan kualitas layanan tetap tinggi.

Dari tiga pihak tersebut membagi tugas sebegai berikut.

Sakai Moving Center akan bertanggung jawab atas perekrutan, pengawasan materi pelatihan, dan pelatihan di lapangan di Jepang

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas