Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sri Lanka Batasi Pemakaian BBM, Masuk Kerja Dipangkas Hanya 4 Kali Seminggu

Sri Lanka mengimpor seluruh kebutuhan minyaknya dan juga membeli batu bara untuk pembangkit listrik.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Sri Lanka Batasi Pemakaian BBM, Masuk Kerja Dipangkas Hanya 4 Kali Seminggu
ISHARA S. KODIKARA
FOTO DOKUMENTASI - Antrean pengendara uk membeli bahan bakar di stasiun bahan bakar Ceylon Petroleum Corporation di Kolombo beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Perang di Timur Tengah berpengaruh terhadap ketersediaan BBM hampir seluruh negara di dunia.
  • Tak terkecuali Sri Lanka yang kini mulai membatasi penggunaan BBM
  • Negara itu juga memangkas jam kerja pegawai hanya 4 kali seminggu.
  • BBM untuk kendaraan pribadi dijatah 15 liter bensin per minggu dan kendaraan umum 200 liter per minggu.

TRIBUNNEWS.COM, KOLOMBO – Sri Lanka mengumumkan pengurangan jam kerja dalam seminggu untuk menghemat cadangan bahan bakar minyak (BBM) yang mulai langka.

Kebijakan ini sekaligus mengantisipasi kekurangan stok BBM  karena perang di Timur Tengah.

Memasuki minggu ketiga, Selat Hormuz  jalur  utama yang dilalui sekitar 20 persen ekspor energi global telah ditutup secara efektif oleh Iran, sebagai balasan atas serangan AS dan Israel.

Komisaris Jenderal Pelayanan Esensial Sri Lanka Prabath Chandrakeerthi mengatakan lembaga-lembaga negara hanya akan beroperasi empat hari seminggu mulai 18 Maret .

Langkah-langkah penghematan baru ini juga akan berlaku untuk sekolah dan universitas dan tetap berlaku tanpa batas waktu.

“Kami juga meminta sektor swasta untuk mengikuti langkah tersebut dan menetapkan setiap hari Rabu sebagai hari libur mulai sekarang,” kata Chandrakeerthi kepada wartawan setelah pertemuan darurat yang dipimpin oleh Presiden Anura Kumara Dissanayake.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kita harus bersiap menghadapi yang terburuk tetapi berharap yang terbaik,” kata  Dissanayake.

Dissanayake mengatakan bahwa layanan penting, termasuk rumah sakit, pelabuhan, dan layanan darurat akan terus beroperasi seperti biasa.

Pemerintah juga menangguhkan semua upacara publik dan meminta pegawai negeri sipil untuk bekerja dari rumah jika memungkinkan guna membatasi penggunaan bahan bakar.

Baca juga: Cara Thailand, Filipina, Laos, dan Myanmar Antisipasi Kelangkaan Stok BBM Buntut Perang Timur Tengah

Pembatasan BBM

Sri Lanka, negara di Asia Selatan ini, mengimpor seluruh kebutuhan minyaknya dan juga membeli batu bara untuk pembangkit listrik.

Penjatahan bahan bakar dimulai pada 15 Maret.

Mobil pribadi hanya boleh menggunakan 15 liter bensin atau solar per minggu, sementara transportasi umum dialokasikan hingga 200 liter.

Para pejabat mengatakan cadangan bensin dan solar negara itu akan bertahan hampir enam minggu, tetapi memperingatkan bahwa gangguan apa pun terhadap pasokan baru dapat sangat memengaruhi pulau tersebut.

Sri Lanka membeli produk minyak bumi olahan dari Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan.

Sementara minyak mentah untuk kilang minyaknya yang dibangun di Iran dipasok dari Timur Tengah.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas