Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

AS Hampir Tidak Mau Menyelamatkan Kru F-15E, Mengira Jebakan Iran

AS sempat ragu menyelamatkan kru F-15E karena mencurigai sinyal radio sebagai jebakan Iran.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Febri Prasetyo

Presiden AS Donald Trump menyebut operasi itu sebagai salah satu misi penyelamatan paling berani dalam sejarah militer AS.

"Prajurit pemberani ini berada di belakang garis musuh di pegunungan Iran yang berbahaya, diburu oleh musuh kita yang semakin mendekat setiap jamnya," kata Trump.

Petugas yang diselamatkan mengalami cedera, tetapi Trump mengatakan ia akan pulih.

Tidak ada anggota tim penyelamat yang tewas atau terluka.

Trump juga menyebut operasi tersebut sebagai pertama kalinya dalam sejarah militer ketika dua pilot AS diselamatkan secara terpisah dari wilayah musuh.

Berbicara kepada Axios satu jam setelah mengonfirmasi penyelamatan tersebut, Trump mengatakan:

"Bahkan penduduk pun mencarinya. Mereka menawarkan imbalan kepada siapa pun yang berhasil menangkapnya."

Rekomendasi Untuk Anda

Trump menambahkan bahwa Iran menembak jatuh F-15 menggunakan rudal bahu (man-portable air-defense system/MANPADS).

"Mereka beruntung," ujarnya.

Harga Mahal dalam Misi Penyelamatan

Angkatan Udara AS kehilangan sejumlah pesawat selama misi penyelamatan tersebut.

Setidaknya dua pesawat MC-130J Commando II dan satu helikopter AH-6 Little Bird, berdasarkan puing-puing yang ditemukan, sengaja dihancurkan di darat selama misi berisiko tinggi, seperti dilaporkan oleh Aviationist.

Pesawat-pesawat ini dirancang untuk infiltrasi dan eksfiltrasi rahasia, serta dioptimalkan untuk operasi tingkat rendah jauh di dalam wilayah musuh.

Namun, dalam misi di Iran, pesawat-pesawat tersebut dilaporkan terdampar atau mengalami kerusakan.

Untuk mencegah jatuh ke tangan Iran, personel AS memutuskan menghancurkan pesawat-pesawat tersebut di lokasi.

MC-130J dilengkapi dengan avionik canggih, perangkat perang elektronik, serta sistem pertahanan untuk menghadapi ancaman modern, termasuk rudal berpemandu inframerah.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas