VIDEO EKSKLUSIF Dubes Iran Ungkap Kondisi Pemimpin Tertinggi Iran: Terluka tapi Mampu Memimpin
"Dunia bungkam saat kami diserang, namun justru mengutuk saat kami melakukan pembelaan diri." Dubes Iran
Editor:
Srihandriatmo Malau
Terkait isu strategis Selat Hormuz, Boroujerdi menegaskan posisi Iran sebagai penjaga keamanan jalur energi dunia tersebut selama ratusan tahun.
Ia membantah kabar penutupan total, namun menekankan pemberlakuan protokol masa perang yang ketat.
"Iran membantu negara-negara sahabat untuk melintasi Selat Hormuz dengan aman. Kami menerapkan protokol masa perang yang ketat, namun terukur," ungkap Boroujerdi.
Baca juga: Dubes Boroujerdi Ungkap Kondisi WNI di Iran Saat Serangan AS-Israel: Sebagian Menolak Dievakuasi
Baca juga: Dubes Iran Blak-blakan Soal Nasib Kapal Tanker Indonesia di Selat Hormuz: Perlu Komunikasi Intensif
Ia menambahkan, puluhan kapal—termasuk kapal tanker—masih melintas setiap hari tanpa hambatan berarti.
Namun, Iran menekankan pentingnya koordinasi intensif, termasuk bagi Indonesia, agar pelayaran tetap aman di tengah situasi yang sensitif.
Hal ini berkaitan dengan status siaga dan aturan khusus yang diberlakukan Iran di wilayah kedaulatannya.
Kendati demikian, sikap berbeda diambil Iran terhadap negara-negara yang dianggap sebagai musuh atau melakukan agresi terhadap kedaulatan mereka.
Iran secara tegas akan menutup akses bagi kapal-kapal dari negara lawan.
"Hanya saja, pihak yang merupakan negara musuh tidak akan diizinkan lewat," pungkas Boroujerdi.(*/Malau)
Saksikan wawancara eksklusif selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!
Baca tanpa iklan