Perancah Runtuh di Jepang, 3 Pekerja Tewas dan Satu Hilang
Perancah 40 meter runtuh di Kawasaki, tiga pekerja tewas dan satu hilang. Beban derek 500 ton diduga jadi penyebab
Editor:
Eko Sutriyanto
Ringkasan Berita:
- Tiga pekerja tewas dan satu hilang setelah perancah setinggi 40 meter runtuh di lokasi pembongkaran di Kawasaki, Jepang
- Insiden diduga terjadi saat beban penyeimbang derek seberat 500 ton terlepas dan menghantam struktur, diperparah angin kencang
- Lima pekerja jatuh, sementara satu korban masih dicari karena diduga tercebur ke laut
TRIBUNNEWS.COM, JEPANG - Tiga pekerja dilaporkan tewas dan satu lainnya masih hilang setelah perancah setinggi sekitar 40 meter runtuh di sebuah lokasi pembongkaran di Kawasaki, Prefektur Kanagawa, Jepang, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 16.25 waktu setempat.
Menurut keterangan polisi, lima pekerja pria berusia antara remaja hingga 40-an diduga jatuh saat perancah dan sebagian struktur derek yang tengah dibongkar tiba-tiba roboh.
Lokasi kejadian berada di dalam kompleks pabrik baja East Japan Works milik JFE Steel, salah satu fasilitas industri besar di wilayah tersebut.
Dua korban tewas yang telah diidentifikasi adalah Kenshiro Chiba (19) dan Yu Koike (29).
Sementara itu, satu pekerja lainnya sempat ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan kritis setelah dievakuasi ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Satu pekerja lain hingga kini masih dinyatakan hilang dan diduga terjatuh ke laut di sekitar lokasi kejadian.
Baca juga: Jepang Turun Tangan! PM Takaichi Siap Buka Dialog dengan Iran di Tengah Krisis Hormuz
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kecelakaan melibatkan sebuah derek berukuran besar yang digunakan dalam proses pembongkaran.
Derek tersebut diketahui menggunakan beban penyeimbang seberat 500 ton untuk menjaga stabilitas saat operasi bongkar muat.
Namun, beban tersebut diduga terlepas, lalu menghantam struktur perancah hingga menyebabkan runtuhnya konstruksi.
Faktor cuaca juga diduga turut berperan dalam insiden ini.
Pada saat kejadian, otoritas setempat telah mengeluarkan peringatan angin kencang di wilayah Kawasaki.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kestabilan alat berat dan struktur sementara seperti perancah.
Seorang saksi mata berusia 65 tahun yang sedang memancing di seberang lokasi kejadian mengaku mendengar suara benturan logam yang sangat keras sebelum melihat kepulan debu membumbung dari area pabrik.
“Suaranya sangat mengejutkan, seperti sesuatu yang besar runtuh,” ujarnya.
Peristiwa ini terjadi di kawasan industri di pulau buatan Ogishima, yang terletak di selatan Stasiun JR Ogimachi.
Baca tanpa iklan