Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dari Plato ke Politik, Studi Klasik Barat di China Jadi Sorotan

ketertarikan China terhadap studi Yunani dan Latin di tengah menurunnya perhatian terhadap bidang tersebut meningkat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Dari Plato ke Politik, Studi Klasik Barat di China Jadi Sorotan
Pixabay
Ilustrasi bendera China - Ketertarikan China terhadap studi Yunani dan Latin di tengah menurunnya perhatian terhadap bidang tersebut meningkat. Apa maknanya? 

“Barat modern dapat dipisahkan secara konseptual dari Barat kuno,” demikian dikutip dari analisis tersebut.

Sejumlah pengamat menilai bahwa unsur pemikiran klasik yang dianggap “anti-demokrasi” dalam karya filsuf seperti Plato justru dipandang relevan oleh pemerintah China dalam mendukung narasi ideologisnya.

Dalam konteks ini, studi klasik tidak lagi dipandang semata sebagai bidang akademik, melainkan juga sebagai instrumen untuk memperkuat posisi ideologis dan diplomasi budaya China di tingkat global.

Fenomena ini juga terjadi di tengah penurunan minat terhadap studi klasik di Barat, yang memberi ruang bagi China untuk mengambil peran lebih besar dalam bidang tersebut.

Namun, pengamat menilai pendekatan China terhadap studi klasik tetap membawa dimensi politik yang kuat.

Seperti halnya sektor lain, pengembangan bidang ini disebut tidak terlepas dari agenda strategis yang lebih luas.

SUMBER

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas