Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

MPR Terima Kunjungan Dubes UEA, Bahas Penguatan Energi dan Dampak Perang Iran dengan AS-Israel

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno terima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri di Gedung Nusantara III,  Senayan

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in MPR Terima Kunjungan Dubes UEA, Bahas Penguatan Energi dan Dampak Perang Iran dengan AS-Israel
Tribunnews.com/Chaerul Umam
KUNJUNGAN DUBES UEA - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Pertemuan tersebit membahas penguatan kerja sama energi hingga dampak perang Iran dengan AS-Israel. (Tribunnews.com/ Chaerul Umam) 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026). 
  • Eddy menjelaskan pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral sekaligus menindaklanjuti kerja sama strategis antara kedua negara.
  • Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari lawatan sebelumnya ke UEA pada Januari lalu. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, menerima kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem AlDhaheri di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026). 

Berdasarkan pantauan wartawan Tribunnews.com Chaerul Umam di lokasi, keduanya sempat melakukan pertemuan tertutup kurang lebih 60 menit.

Usai pertemuan tertutup tersebut, Eddy menjelaskan pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral sekaligus menindaklanjuti kerja sama strategis antara kedua negara.

Diungkapkan Eddy, kunjungan ini merupakan kelanjutan dari lawatan sebelumnya ke UEA pada Januari lalu. 

Dalam kunjungan tersebut, ia bersama delegasi Indonesia, termasuk Menko Pangan, bertemu dengan Menteri Energi UEA, Suhail Al Mazrouei, yang juga bertindak sebagai utusan khusus pemerintah UEA untuk Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

“Pertemuan ini menindaklanjuti berbagai pembahasan kerja sama ekonomi, termasuk pengembangan energi terbarukan antara Indonesia dan UEA,” kata Eddy kepada awak media.

Baca juga: Iran Serang Fasilitas Gas UEA dan Kilang Kuwait, Puing Intersepsi Picu Kebakaran dan Korban Jiwa

Satu di antara bentuk konkret kerja sama tersebut adalah pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Cirata berkapasitas 145 MW yang digarap oleh perusahaan energi asal UEA, Masdar. 

Proyek ini direncanakan akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen kedua negara dalam transisi energi bersih.

"Dan ini akan dikembangkan lagi, lebih lanjut lagi," ujarnya.

Selain itu, Eddy menekankan bahwa tahun ini menjadi momentum penting karena menandai 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan UEA. 

Ia berharap peringatan ini dapat mendorong peningkatan berbagai inisiatif kerja sama, khususnya di bidang ekonomi dan investasi.

"Jadi ini adalah tahun bersejarah bagi kedua negara, sehingga kita juga berharap bahwa berbagai inisiatif kerja sama ekonomi bisa kemudian diteruskan bahkan ditingkatkan lebih lanjut lagi dengan adanya hubungan yang begitu erat di antara kedua negara," ujar anggota Komisi XII DPR RI itu.

 

Bahas Dampak Perang Iran dengan AS-Israel

Pada pertemuan tertutup itu, Eddy mengungkapkan turut dibahas mengenai kondisi terkini di Timur Tengah, khususnya dampak perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas