Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perusahaan LNG AS Raup Cuan Besar Saat Perang Iran

Imbas dari perang, dengan modal 3 dolar AS per MMBtu, perusahaan Gas Amerika Serikat bisa jual 20 dolar AS per MMBtu di Asia dan Eropa.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Willem Jonata
zoom-in Perusahaan LNG AS Raup Cuan Besar Saat Perang Iran
Sana
PERANG IRAN. Foto dari SANA menunjukkan Fasilitas gas Habshan di Abu Dhabi. Serangan rudal dan drone yang diluncurkan Iran kembali menghantam fasilitas energi strategis di kawasan Teluk.Target serangan mencakup fasilitas gas di Uni Emirat Arab (UEA) dan kilang minyak di Kuwait pada Jumat (3/4/2026). 

Tanda-tanda perlawanan konsumen mulai terlihat di Asia Tenggara. Negara-negara seperti Filipina, Vietnam, dan Thailand dilaporkan mulai meningkatkan penggunaan batu bara karena tidak sanggup membayar harga gas yang selangit.

Namun, ancaman yang lebih nyata bagi masa depan LNG adalah pesatnya pertumbuhan energi terbarukan.

Pakistan, misalnya, telah mulai mengurangi impor LNG karena mereka beralih secara masif ke penggunaan panel surya dan baterai.

Para ahli memprediksi langkah Pakistan ini akan segera diikuti oleh negara-negara lain seperti Bangladesh, yang lebih memilih berinvestasi pada energi bersih daripada bergantung pada gas alam yang harganya tidak stabil akibat perang.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas