Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Filipina Turunkan Harga BBM dan Elpiji

Filipina negara tetangga Indonesia sempat mendeklarasikan keadaan darurat nasional akibat menipisnya pasokan energi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Filipina Turunkan Harga BBM dan Elpiji
IST/Philippines News Agency
HARGA BBM TURUN - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Filipina. Sejak 14 April harga BBM dan LPG turun di Filipina dan harganya akan diturunkan lagi pekan depan. 

Ringkasan Berita:
  • Filipina sempat menetapkan energi darurat akibat konflik Iran vs AS-Israel yang memicu kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok.
  • Kini pemerintah berhasil menurunkan harga bensin, solar, dan LPG melalui kebijakan seperti penangguhan pajak.
  • Penurunan ini diharapkan meringankan beban masyarakat Filipina yang merasakan dampak akibat kenaikan harga BBM dan LPG sejak perang di Timur Tengah berkecamuk.

TRIBUNNEWS.COM, MANILA -  Di awal perang Iran Vs AS-Israel, Filipina negara tetangga Indonesia sempat mendeklarasikan keadaan darurat nasional akibat menipisnya pasokan energi.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengumumkan keadaan darurat itu pada Selasa (24/3/2026) malam.

“Keadaan darurat energi nasional dengan ini diumumkan mengingat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, dan bahaya yang ditimbulkan terhadap ketersediaan dan stabilitas pasokan energi negara,” demikian bunyi perintah eksekutif presiden mengutip The Guardian.

Akibatnya saat itu harga BBM dan gas naik yang berimbas pada kenaikan harga kebutuhan pokok.

Kini turunkan harga BBM

Filipina berbenah dan kini mengumumkan penurunan harga BBM bensin dan solar yang disubsidi pemerintah.

Harga BBM mulai turun pada 14 April lalu sehari setelah Presiden Marcos Jr mengumumkannya lewat media.

Rekomendasi Untuk Anda

Shell Pilipinas menurunkan harga solar 23 peso per liter atau sekitar Rp 4.000 per liter.

Harga bensin turun 6,50 peso per liter (Rp 1,685) sedangkan harga minyak tanah akan turun harganya sebesar 11,50 per liter.

Bensin di Filipina sebelum diturunkan harganya berkisar antara 84,30 peso Filipina hingga 110,10 peso Filipina per liter atau setara sekitar Rp 23.898 hingga Rp 31.213 per liter. 

Harga diesel berkisar 108,80 hingga 133,10 peso Filipina atau sekitar Rp 30.844 hingga Rp 37.733 dan harga minyak tanah 120,89 hingga 164,69 peso Filipina per liter atau setara sekitar Rp 34.272 hingga Rp 46.689.

PRESIDEN FILIPINA - Presiden Filipina Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr. di acara ASEAN Business Advisory Council Chairship for 2026, 30 Januari 2026. Filipina menetapkan keadaan darurat nasional akibat krisis energi yang dipicu konflik AS-Iran dan tingginya ketergantungan pada impor minyak. (Instagram @bongbongmarcos)
Presiden Filipina Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr. (Instagram @bongbongmarcos)

Media Filipina GMANews pada Jumat (17/4/2026) menulis artikel kemungkinan besar harga solar dan bensin akan turun lagi pekan depan.

Penurunan harga BBM ini tak lepas dari intervensi pemerintah. 

Presiden Ferdinand R. Marcos Jr. pekan lalu  memerintahkan penangguhan pajak cukai selama tiga bulan atas gas minyak cair (LPG) dan minyak tanah.

"Penurunan harga ini  akan sangat membantu, terutama bagi para pengemudi, penumpang, dan setiap keluarga Filipina yang terdampak oleh tingginya harga minyak setiap hari," ujar Marcos Jr.

Harga elpiji juga turun

Harga elpiji (LPG) di Filipina juga turun hingga 3 peso (Rp 826) per kilogram LPG sejak kemarin 17 April 2026.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas