Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tembak Mati 7 Anak Kandungnya, Pria AS Tewas Ditembak Polisi saat Larikan Diri

Seorang pria di AS menembak delapan bocah termasuk tujuh anak kandungnya. Dia berujung tewas setelah ditembak polisi saat melarikan diri.

Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria sekaligus ayah di Louisiana, Amerika Serikat (AS), bernama Shamar Elkins (31), menembak mati delapan bocah, termasuk tujuh anak kandungnya, pada Minggu (19/4/2026) waktu setempat.

Dikutip dari Associated Press (AP), pelaku tidak hanya menembak anaknya tetapi juga dua wanita di mana salah satunya adalah istrinya. Akibatnya, korban mengalami luka kritis.

Juru bicara Kepolisian Shreveport, Chris Bordelon, mengungkapkan seluruh korban anak yang tewas berada dalam rentang usia 3-11 tahun.

Dilansir CNN, korban teridentifikasi berinisal JE (3), SE (5), KP (6), LP (7), MP (10), SS (11), KS (6), dan BS (15)

Dia mengatakan pelaku juga tewas setelah dirinya ditembak oleh polisi saat berusaha melarikan diri.

Baca juga: Singapura Tangkap Remaja Terpapar ISIS, Punya Rencana Penembakan Massal di Bali

Menurut penyelidikan sementara, diduga motif aksi brutal Elkins adalah karena masalah keluarga.

"Saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa, hati saya benar-benar terkejut. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana peristiwa seperti ini bisa terjadi," kata Bordelon.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia mengungkapkan peristiwa bermula ketika pada Minggu pagi, Elkins tiba-tiba menembak seorang wanita di salah satu rumah di lingkungan Shreveport, Louisiana.

Lalu, pelaku berpindah ke rumah kedua dan menembak tujuh anak. Lalu satu anak ditemukan tewas di atap yang diduga ditembak saat akan melarikan diri.

Di sisi lain, ada seorang anak yang juga melompat dari atap rumah tersebut dan diperkirakan selamat setelah dibawa ke rumah sakit.

Pada kesempatan yang sama, anggota DPR AS dari Louisiana, Tammy Phelps, menyebut beberapa anak sempat berusaha melarikan diri melalui pintu belakang rumah sebelum ditembak secara brutal oleh Elkins.

"Saya bahkan tidak bisa membayangkan apa yang sebenarnya dihadapi oleh petugas polisi dan tim tanggap darurat saat mereka tiba di sini hari ini," katanya dalam konferensi pers.

Elkins memang memiliki riwayat kriminal. Dia pernah ditahan pada 2019 karena kasus penembakan.

Dilansir ABC News, ia sempat terlibat cekcok dengan seorang pria saat mengendarai mobil.

Baca juga: 10 Penembakan Massal yang Mengguncang Dunia: Dari Aksi Koboi Las Vegas hingga Serangan Pantai Bondi

Kala itu Elkins disebut ditodong menggunakan senjata api oleh pria tersebut.  Lantas, ia membalasnya dengan melepaskan lima tembakan ke kendaraan pria itu.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas