Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Harga Kondom Melejit Imbas Perang Iran, Ini Penjelasan Produsen Global Terbesarnya

Selain faktor biaya, Karex saat ini tengah menghadapi lonjakan permintaan kondom yang sangat signifikan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Bobby W
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Harga Kondom Melejit Imbas Perang Iran, Ini Penjelasan Produsen Global Terbesarnya
(Ho/Campus League)/(astroglide.media.zestyio.com)
HARGA KONDOM NAIK - Ilustrasi kondom. Harga kondom di SELURUH DUNIA diprediksi akan naik karena perang Iran. Tak tanggung-tanggung, raksasa produsen kondom terbesar di dunia yakni Karex Bhd akan menerapkan kenaikan harga sebesar 20 hingga 30 persen. 

Ringkasan Berita:
  • Produsen kondom terbesar dunia, Karex Bhd, menaikkan harga produk sebesar 20 persen - 30 persen akibat gangguan rantai pasok dampak perang Iran
  • Konflik Iran menyebabkan harga bahan baku seperti karet sintetis, minyak silikon, hingga aluminium foil meningkat drastis
  • Permintaan melonjak 30 persen, namun stok dunia menipis karena pemotongan anggaran bantuan kemanusiaan (USAID) dan hambatan pengiriman laut
  • Durasi pengiriman ke Eropa dan AS membengkak menjadi dua bulanmenyebabkan banyak stok tertahan di kapal cargo

 

TRIBUNNEWS.COM - Konflik antara Iran melawan aliansi Amerika Serikat dan Israel mulai berimbas kepada sejumlah sektor usaha termasuk alat kontrasepsi.

Hal ini terlihat dari kebijakan terbaru dari raksasa produsen kondom terbesar di dunia yakni Karex Bhd yang berencana menaikkan harga jual produknya.

Tak tanggung-tanggung, perusahaan kondom asal Malaysia tersebut akan menerapkan kenaikan harga sebesar 20 hingga 30 persen.

Kebijakan ini diambil menyusul kekhawatiran atas gangguan rantai pasok global yang terus berlanjut sebagai dampak dari perang Iran.

Chief Executive Officer (CEO) Karex Bhd, Goh Miah Kiat, bahkan menyatakan pihaknya tak menutup kemungkinan untuk kembali melakukan kenaikan harga lebih jauh jika gangguan distribusi logistik akibat konflik di Timur Tengah tersebut terus berlarut-larut.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain faktor biaya, Karex saat ini tengah menghadapi lonjakan permintaan yang signifikan.

Hal ini diperparah dengan melambungnya biaya logistik dan keterlambatan pengiriman yang membuat stok barang di tangan pelanggan jauh lebih rendah dari tingkat normal.

"Situasinya jelas sangat rapuh, harga-harga mahal... Kami tidak punya pilihan selain memindahkan biaya tersebut saat ini kepada pelanggan," ujar Goh dalam sesi wawancara bersama Reuters, Selasa (21/4/2026).

Pemasok Utama Global Terdampak

Sebagai informasi, Karex merupakan pemain kunci di industri alat kontrasepsi dunia dengan kapasitas produksi mencapai lebih dari 5 miliar kondom setiap tahunnya.

Perusahaan ini adalah pemasok utama bagi merek-merek ternama seperti Durex dan Trojan.

Tak hanya sektor komersial, Karex juga menyuplai kebutuhan sistem kesehatan negara seperti NHS di Inggris, serta berbagai program bantuan kemanusiaan global yang dikelola oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Langkah Karex untuk menaikkan harga menambah daftar panjang perusahaan manufaktur, termasuk produsen sarung tangan medis, yang kini bersiap menghadapi kemacetan rantai pasok.

Perang Iran telah menekan arus energi dan petrokimia dari Timur Tengah, yang secara otomatis mengganggu pengadaan bahan baku industri.

Biaya Produksi Melambung

Goh menjelaskan bahwa sejak konflik pecah pada akhir Februari lalu, Karex harus menanggung kenaikan biaya produksi di hampir seluruh lini.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas