Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Negara-Negara dengan Akses Uranium Terbesar: Siapa yang Menguasai Energi Dunia?

Kazakhstan, Kanada, dan Namibia mendominasi produksi uranium global, sementara Australia memiliki cadangan terbesar di dunia.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Negara-Negara dengan Akses Uranium Terbesar: Siapa yang Menguasai Energi Dunia?
PressTV
PENGGUNAAN URANIUM - Foto yang diambil oleh Organisasi Energi Atom Iran, menunjukkan mesin sentrifugal di fasilitas pengayaan uranium Natanz di Iran tengah. Kazakhstan, Kanada, dan Namibia mendominasi produksi uranium global, sementara Australia memiliki cadangan terbesar di dunia. 

Ringkasan Berita:
  • Kazakhstan, Kanada, dan Namibia mendominasi produksi uranium global, sementara Australia memiliki cadangan terbesar di dunia. 
  • Uranium menjadi komoditas strategis karena perannya dalam energi nuklir dan potensi militer, dengan rantai pasokan yang sangat terkonsentrasi. 
  • Di tengah transisi energi global, penguasaan uranium semakin menentukan posisi geopolitik suatu negara.


TRIBUNNEWS.COM - Uranium kerap disebut sebagai “mata uang baru” geopolitik abad ke-21.

Di tengah meningkatnya permintaan energi bersih dan kebangkitan tenaga nuklir sebagai solusi krisis iklim, negara-negara dengan cadangan uranium terbesar kini memegang posisi strategis.

Lalu, negara mana saja yang berada di puncak kekuatan tersebut?

Menurut Asosiasi Nuklir Dunia (WNA), hanya tiga negara yang mengendalikan hampir tiga perempat produksi uranium global.

Ketiga negara tersebut adalah Kazakhstan, Kanada, dan Namibia.

Lebih jauh lagi, hanya 10 perusahaan yang menguasai lebih dari 90 persen produksi uranium dunia.

Rekomendasi Untuk Anda

Tingkat konsentrasi yang tinggi ini berarti negara-negara tersebut berpotensi memiliki pengaruh besar terhadap siapa yang dapat mengembangkan program energi nuklir atau bahkan senjata nuklir.

Beberapa negara, seperti India, mengembangkan alternatif dengan menggunakan bahan lain seperti thorium untuk program energi nuklir sipil.

Namun, mereka tetap membutuhkan uranium untuk program senjata nuklir, sehingga harus menghadapi rantai pasokan yang kompleks dan sensitif secara politik.

Bahkan Amerika Serikat mengimpor sebagian besar uranium yang digunakan di pembangkit listriknya.

Ironisnya, pemasok terbesar AS adalah Kanada, negara yang pernah diancam Presiden Donald Trump untuk dianeksasi dan dijadikan negara bagian, yang sempat menekan hubungan bilateral kedua negara.

Baca juga: Trump Akui Upaya AS Dapatkan Uranium Iran Akan Lama, Sulit meski Ada Operasi Penghancuran Total

Negara dengan Cadangan Uranium Terbesar di Dunia

Dalam industri uranium, “cadangan yang layak secara ekonomi” lebih penting dibandingkan total deposit fisik.

Secara internasional, sekitar 130 dolar AS per kilogram dianggap sebagai batas atas agar uranium tetap layak ditambang secara ekonomis.

WNA memperkirakan dunia memiliki sekitar 5.925.700 ton uranium yang layak secara ekonomi.

Meskipun Kazakhstan saat ini merupakan produsen terbesar, Australia diyakini memiliki cadangan terbesar di dunia.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas