Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Trump Perpanjang Gencatan AS–Iran, Ini Alasan di Balik Keputusan Krusialnya

Trump mendadak perpanjang gencatan AS–Iran di detik terakhir. Iran belum merespons, Pakistan turun tangan. Strategi damai atau taktik tersembunyi?

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Donald Trump memperpanjang gencatan AS–Iran di detik terakhir, beralih ke diplomasi meski sempat mengancam serangan.
  • Negosiasi mandek karena Iran belum merespons proposal dan diduga terpecah soal isu nuklir, sehingga berisiko buntu.
  • Pakistan lewat Asim Munir aktif memediasi, sementara AS menahan serangan guna mencegah eskalasi konflik.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memperpanjang gencatan senjata dengan Iran hanya beberapa jam sebelum batas waktu berakhir, Rabu (22/4/2026).

Keputusan ini diambil di tengah mandeknya komunikasi diplomatik dan meningkatnya ketidakpastian dalam negosiasi damai antara kedua negara.

Hal itu menandai perubahan sikap Trump yang sebelumnya bersikeras tidak akan mengubah tenggat waktu.

Bahkan, dia sempat mengancam akan mengebom Teheran habis-habisan jika perundingan putaran kedua yang akan berlangsung di Pakistan hari ini batal dan gencatan berakhir di hari yang sama.

Namun, Washington ternyata memilih jalur diplomasi sambil menunggu proposal resmi dari pihak Teheran. 

Melalui kicauan di Truth Social, Trump mengumumkan perpanjangan masa gencatan senjata sepihak.

Rekomendasi Untuk Anda

"Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran saat ini mengalami perpecahan serius, sesuatu yang tidak mengejutkan, serta atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami diminta menunda serangan terhadap Iran sampai para pemimpin dan wakil mereka dapat menyusun proposal yang terpadu," kata Trump.

Alasan Trump Perpanjang Gencatan AS–Iran

Keputusan Presiden Trump untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tidak diambil tanpa alasan.

Sejumlah faktor utama menjadi pertimbangan Washington, terutama terkait mandeknya proses diplomasi dan dinamika internal di pihak Teheran.

1. Belum Ada Respons dari Iran Pemerintah

Dikutip dari CNN International, AS mengaku belum menerima tanggapan atas proposal kesepakatan yang telah dikirim beberapa hari sebelumnya.

Ketiadaan jawaban ini menimbulkan keraguan serius mengenai kesiapan Iran untuk kembali ke meja perundingan.

Sejumlah pejabat bahkan menilai jika pembicaraan tetap dilanjutkan tanpa kejelasan sikap tersebut, tim negosiasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance berisiko menghadapi kebuntuan sejak awal.

Baca juga: Presiden Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran Sampai Negosiasi Selesai

2. Konflik Internal Kepemimpinan Iran

Di sisi lain, Washington juga melihat adanya persoalan internal dalam kepemimpinan Iran. Lambatnya respons diduga berkaitan dengan belum solidnya posisi politik di dalam negeri mereka.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas