Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

IRGC Ancam AS-Israel: Serangan Balasan Akan Lebih Dahsyat, Iran Siap Hadapi Konfrontasi Baru

Dalam peringatan hari jadinya, IRGC menegaskan kesiapan penuh menghadapi agresi lanjutan.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Korps Garda Revolusi Islam menyatakan siap melancarkan serangan balasan lebih dahsyat terhadap Amerika Serikat dan Israel jika terjadi agresi lanjutan.
  • Iran mengusung visi tatanan baru Asia Barat tanpa dominasi kekuatan asing, terutama Amerika Serikat.
  • Dukungan kuat rakyat Iran disebut menjadi faktor kunci ketahanan negara dalam menghadapi konflik dan tekanan militer.

TRIBUNNEWS.COM - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan siap menghadapi potensi konfrontasi militer lanjutan dengan kekuatan penuh. 

Terutama dalam menghadapi Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Pernyataan ini bertepatan dengan peringatan hari jadi lembaga militer elit Iran tersebut, di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS dan Israel.

IRGC menegaskan bahwa meskipun Iran telah mengalami serangan selama berminggu-minggu, posisi pertahanan negara tetap kokoh. 

Mereka bahkan memperingatkan bahwa dalam babak konflik berikutnya.

IRGC menyebut serangan balasan akan dilakukan secara “dahsyat dan tak terduga” terhadap target-target strategis musuh di kawasan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa setiap bentuk agresi di masa depan akan dibalas dengan kekuatan yang lebih besar dibanding respons sebelumnya, mengutip Al Mayadeen, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: AS Umumkan Sepihak Gencatan Senjata, Iran Tetapkan Syarat Perundingan

IRGC menyebut medan pertempuran masih terbuka dan siap digunakan untuk menyerang posisi vital lawan kapan saja.

Misi Geopolitik Baru di Kawasan

Di sisi lain, Iran melalui IRGC juga menggaungkan visi geopolitik baru di kawasan Asia Barat. 

Mereka menyatakan bahwa kawasan tersebut tengah menuju tatanan baru tanpa kehadiran kekuatan asing, khususnya Amerika Serikat

Visi ini menekankan kemandirian negara-negara regional dalam menentukan masa depan mereka tanpa intervensi eksternal.

IRGC juga mengklaim bahwa keberhasilan Iran dalam bertahan dari tekanan militer merupakan kemenangan tidak hanya bagi negara tersebut, tetapi juga bagi dunia Islam dalam menghadapi dominasi Barat. 

Selain itu, dukungan rakyat Iran disebut menjadi faktor penting yang memperkuat ketahanan nasional, baik secara moral maupun material.

Menurut IRGC, persatuan antara masyarakat dan militer Iran menciptakan fenomena yang jarang terjadi dalam sejarah modern. 

Hal ini dinilai menjadi modal utama dalam menghadapi tekanan internasional dan konflik yang berkepanjangan.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas