Piala Dunia 2026: Ketika Anthem Dicemooh, Gol Dirayakan: Emosi Campur Aduk Suporter Iran di LA
Anthem Iran dicemooh di Los Angeles, tapi setiap gol Tim Melli disambut sorakan menyatu yang menembus perbedaan di tribun.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Ringkasan Berita:
- Piala Dunia di Los Angeles diwarnai dinamika emosional yang tajam sejak awal pertandingan Iran vs Selandia Baru.
- Lagu kebangsaan Iran disambut cemoohan sebagian penonton, namun atmosfer berubah drastis ketika gol tercipta dan ribuan suporter langsung bersorak serempak.
- Kontras antara penolakan saat anthem dan euforia saat gol menciptakan dilema emosional yang memperlihatkan betapa sepak bola tetap menjadi ruang identitas yang kompleks namun menyatukan sesaat.
TRIBUNNEWS.COM - Di atas kertas, ini adalah pertandingan sepak bola.
Namun di Los Angeles, laga Tim Nasional Iran vs Selandia Baru dalam ajang Piala Dunia 2026 berubah menjadi panggung emosi yang saling bertabrakan sejak menit awal hingga akhir pertandingan.
Pertandingan di SoFi Stadium itu berakhir imbang 2-2 dalam duel ketat yang diwarnai tempo tinggi, empat gol, serta atmosfer emosional di dalam dan luar stadion.
Selandia Baru Unggul Cepat, Iran Langsung Merespons
Selandia Baru membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-7 melalui Elijah Just yang memanfaatkan serangan cepat di awal laga.
Iran sempat kesulitan mengimbangi tempo permainan, namun perlahan mulai menekan dan menciptakan peluang berbahaya, termasuk tembakan Mehdi Taremi yang membentur tiang gawang pada menit ke-22.
Tekanan Iran akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32. Ramin Rezaeian menyambar bola liar di dalam kotak penalti untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Baca juga: Profil Mikel Oyarzabal, Striker Spanyol yang Cetak Rekor Unik AFK 30 Menit di Piala Dunia 2026
Saling Balas Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pertandingan kembali berjalan terbuka dengan kedua tim saling menyerang.
Selandia Baru kembali unggul pada menit ke-55 lewat gol kedua Elijah Just, kali ini setelah kerja sama cepat dengan Chris Wood yang menjadi kreator serangan.
Namun Iran kembali merespons cepat.
Mohammad Mohebi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-64 lewat sundulan keras hasil umpan silang akurat dari sisi sayap.
Skor 2-2 bertahan hingga akhir laga, meski kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol kemenangan di sisa waktu pertandingan.
Statistik Ketat dan Laga Terbuka
Secara statistik, pertandingan berlangsung seimbang. Iran mencatat 17 tembakan, sementara Selandia Baru 14 tembakan.
Kedua tim juga bergantian menguasai momentum sepanjang laga.
Iran bahkan menekan di menit-menit akhir dan sempat hampir mencetak gol kemenangan, namun peluang tersebut belum berbuah hasil hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca juga: Sorotan Piala Dunia 2026: Hasil Langka Terjadi, Mesir dan Selandia Baru Akhiri Puasa Gol Ribuan Hari