Bukan Sekadar Filosofi, Ikigai Jepang Terbukti Turunkan Risiko Kematian
Ikigai terbukti turunkan risiko kematian dan tingkatkan kinerja kerja. Rahasianya ada pada makna hidup dan tujuan yang selaras
Editor:
Eko Sutriyanto
Di tengah persaingan global, terutama dalam perekrutan di Asia Tenggara, perusahaan Jepang menghadapi tantangan besar.
"Bukan hanya soal gaji—tetapi apakah perusahaan mampu menunjukkan makna bekerja di sana."
Konsep ikigai, yang berasal dari budaya Jepang, kini justru kembali mendapat perhatian dunia. Nilai di mana pertumbuhan individu dan tujuan organisasi berjalan searah menjadi kekuatan penting di era modern.
Kembali pada ikigai bukan hanya menghidupkan semangat karyawan, tetapi juga bisa menjadi keunggulan budaya dalam menghadapi persaingan global ke depan.
"Dengan demikian, Ikigai bukan sekadar filosofi, tetapi sumber energi yang membuat pekerjaan dan hidup terasa bermakna." paparnya lagi.
Ada sepuluh rules Ikigai sebagai berikut:
1. Tetap aktif dan jangan pensiun.
2. Tinggalkan rasa terburu-buru dan jalani hidup dengan tempo yang lebih santai.
3. Makan hanya sampai 80 persen kenyang.
4. Kelilingi diri Anda dengan teman-teman yang baik.
5. Jaga kebugaran dengan olahraga ringan setiap hari.
6. Lebih sering tersenyum dan hargai orang-orang di sekitar Anda.
7. Kembali terhubung dengan alam.
8. Bersyukur atas segala hal yang mencerahkan hari Anda dan membuat Anda merasa hidup.
9. Hidup di saat ini (nikmati setiap momen).
10. Ikuti passion Anda.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
Baca tanpa iklan