Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Di Mana Mojtaba Khamenei saat Muncul Laporan IRGC Ambil Alih Kekuasaan?

Keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei hingga saat ini masih menjadi misteri sejak dirinya dilantik menggantikan posisi ayahnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:
  • Keberadaan dan kondisi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei hingga saat ini masih menjadi misteri semenjak ia dilantik menggantikan ayahnya.
  • Dalam sebuah kabar menyebutkan, kondisi Mojtaba mengalami luka fisik yang sangat parah akibat serangan udara pada awal konflik.
  • Tiga sumber internal yang dekat dengan lingkaran kekuasaan Teheran mengungkapkan bahwa Mojtaba mengalami luka permanen yang mengubah bentuk wajahnya.

TRIBUNNEWS.COM - Sejak dilantik menjadi Pemimpin Tertinggi Iran, keberadaan Mojtaba Khamenei masih menjadi misteri.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Mojtaba menderita luka fisik yang sangat parah akibat serangan udara pada awal konflik Februari lalu.

Menurut laporan Reuters, tiga sumber internal yang dekat dengan lingkaran kekuasaan Teheran mengungkapkan bahwa Mojtaba mengalami luka permanen yang mengubah bentuk wajahnya.

Tak hanya itu, ia juga dikabarkan mengalami cedera serius pada bagian kaki.

"Kondisi wajahnya mengalami cacat akibat serangan di kompleks pemimpin tertinggi di Teheran pusat pada 28 Februari lalu," ungkap sumber tersebut.

Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel itu diketahui juga menewaskan ayah Mojtaba, Ayatollah Ali Khamenei.

Rekomendasi Untuk Anda

Spekulasi mengenai kesehatan putra Ali Khamenei ini terus berkembang.

Bahkan, seorang sumber yang memahami penilaian intelijen AS menyebutkan bahwa Mojtaba diyakini telah kehilangan salah satu kakinya dalam ledakan tersebut.

Meski kondisi fisiknya dilaporkan memprihatinkan, pihak internal Teheran menegaskan bahwa kemampuan kognitif Mojtaba tidak terganggu.

Ia dikabarkan tetap memegang kendali penuh atas keputusan militer dan negosiasi diplomatik dengan Washington melalui konferensi audio dari lokasi yang dirahasiakan.

Pemerintah Iran sendiri hingga kini masih menutup rapat informasi detail mengenai kondisi sang pemimpin.

Baca juga: Iran Ancam Akan Ungkap Kekuatan Maritim Baru Jika AS Tingkatkan Eskalasi Perang

Namun, media pemerintah sempat menggunakan istilah "janbaz" untuk merujuk pada Mojtaba.

Dalam budaya Iran, istilah ini secara khusus digunakan untuk menghormati orang-orang yang menderita cacat atau luka parah akibat perang.

Absennya Mojtaba dalam rekaman video maupun pidato langsung memperkuat dugaan bahwa luka yang dideritanya cukup traumatis secara visual.

Jenderal IRGC Ambil Alih Kekuasaan

Akibat perang dan juga minimnya keterlibatan Mojtaba, para jenderal Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan telah mengambil alih kekuasaan di Teheran.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas