Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

5 Populer Internasional: IRGC Dilaporkan Ambil Alih Kekuasaan Iran - UEA Keluar dari OPEC

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan mengambil alih kekuasaan di Iran.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan

Dominasi militer diprediksi akan membuat Iran semakin sulit untuk diajak bernegosiasi.

Alih-alih mencari jalan damai, faksi militer di Teheran cenderung memilih jalur konfrontasi dan perlawanan terhadap tekanan sanksi AS.

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. Trump Tanggapi Kanselir Jerman yang Sebut Iran Permalukan AS: Dia Tidak Tahu Apa yang Dibicarakan

Presiden AS Donald Trump menanggapi pernyataan Kanselir Jerman Friedrich Merz yang menyebut bahwa Iran sedang mempermalukan AS akibat buntunya diplomasi.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Rabu (29/4/2026), Donald Trump menulis:

"Kanselir Jerman, Friedrich Merz, berpikir tidak apa-apa jika Iran memiliki senjata nuklir.

Dia tidak tahu apa yang dia bicarakan!

Rekomendasi Untuk Anda

Jika Iran memiliki senjata nuklir, seluruh dunia akan menjadi sandera.

Saya sedang melakukan sesuatu terhadap Iran saat ini yang seharusnya sudah dilakukan oleh negara atau presiden lain sejak lama.

Tidak heran Jerman begitu terpuruk, baik secara ekonomi maupun dalam hal lainnya!

Presiden DONALD J. TRUMP"

Sebelumnya, Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan bahwa pemerintahan Donald Trump kalah di meja perundingan dari Teheran, mengutip The Guardian.

Berbicara kepada mahasiswa di Marsberg, Senin (27/4/2026), Merz menegaskan bahwa pihak Trump justru berada dalam posisi tertekan dalam negosiasi.

“Jelas bahwa Iran sangat pandai dalam bernegosiasi, atau lebih tepatnya, sangat terampil dalam tidak bernegosiasi, membiarkan Amerika datang ke Islamabad lalu pulang tanpa hasil apa pun,” ujarnya.

“Seluruh bangsa dipermalukan oleh kepemimpinan Iran, terutama oleh apa yang disebut Garda Revolusi. Karena itu, saya berharap situasi ini segera berakhir.”

JERMAN VS AS - Presiden AS Donald Trump mengadakan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz di Ruang Oval, Selasa, 3 Maret 2026. Donald Trump membalas kritik Kanselir Jerman Friedrich Merz terkait kegagalan diplomasi AS dengan Iran. (Foto Resmi Gedung Putih)
JERMAN VS AS - Presiden AS Donald Trump mengadakan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz di Ruang Oval, Selasa, 3 Maret 2026. Donald Trump membalas kritik Kanselir Jerman Friedrich Merz terkait kegagalan diplomasi AS dengan Iran. (Foto Resmi Gedung Putih) (Dok White House)
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas