Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ogah Pakai Rompi Antipeluru Meski Pernah Ditembak, Trump: Kelihatan Gemuk!

Trump merasa penggunaan rompi pelindung di balik pakaiannya akan membuatnya tampak lebih tambun di depan publik.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Bobby W

Ringkasan Berita:
  • Donald Trump enggan mengenakan rompi antipeluru karena dianggap memberikan citra menyerah pada terorisme
  • Trump juga bercanda kalau rompi antipeluru merusak penampilannya karena membuatnya terlihat 9 kilogram lebih gemuk.
  • Wacana rompi anti pelluru diungkapkan menyusul upaya penembakan Trump pada 25 April 2026 oleh Cole Tomas Allen
  • Insiden di hotel Washington Hilton tersebut merupakan upaya pembunuhan kepada Trump untuk ketigakalinya dalam 2 tahun terakhir

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan keengganannya untuk mengenakan rompi antipeluru dalam aktivitas sehari-harinya.

Hal ini diungkapkan Trump kurang dari seminggu setelah ia mengalami percobaan pembunuhan dalam acara makan malam White House Correspondents' Association di hotel Washington Hilton pada Sabtu lalu (25/4/2026).

Melansir dari NBC News. Usulan penggunaan rompi ini muncul sebagai bahan pertimbangan serius setelah upaya pembunuhan terbaru yang menyasar Trump.

"Saya telah ditanya tentang hal itu. Saya rasa itu adalah sesuatu yang Anda pertimbangkan." ungkap Trump saat ditanya apakah ada diskusi internal mengenai kewajiban mengenakan rompi pelindung pada Kamis (30/4/2025).

Trump juga mengaku pembakaian rompi antipeluru juga mencitrakan bahwa dirinya tunduk pada aksi teror.

Rekomendasi Untuk Anda

"Di satu sisi, Anda tidak suka untuk melakukannya (memakai rompi antipeluru) karena Anda memerlihatkan bahwa Anda menyerah pada elemen buruk. Jadi, saya tidak tahu. Tapi saya memang sudah ditanya tentang hal itu", tambahnya.

Trump juga mengaku khawatir penggunaan alat pengaman tersebut justru akan merusak penampilannya.

Presiden AS berusia 79 tahun ini merasa penggunaan rompi pelindung di balik pakaiannya akan membuatnya tampak lebih tambun di depan publik.

"Saya tidak tahu apakah saya sanggup terlihat lebih berat 9 kilogram," canda Trump kepada wartawan 

Sebagai mantan bintang acara realitas televisi, Trump dikenal sangat sensitif terhadap citra visual dan penampilannya.

Baca juga: Trump Dukung PM Terpilih Irak Ali al-Zaidi, Langsung Dapat Undangan ke AS

Masalah berat badan pun selalu menjadi perhatian publik, meski ia terlihat lebih langsing pada masa jabatan keduanya sebagai presiden ini.

Trump, yang mengaku sebagai penggemar makanan cepat saji, tercatat memiliki berat badan 224 pon atau setara 101,6 kilogram berdasarkan hasil pemeriksaan medis tahunan terakhirnya pada April 2025. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan berat badannya pada tahun 2019 yang mencapai 243 pon atau sekitar 110,2 kilogram.

Hingga kini, sang presiden tampaknya masih lebih memilih menjaga estetika penampilannya dibandingkan dengan mengikuti saran protokol keamanan yang ketat.

Rentetan Upaya Pembunuhan

Sikap nekat Trump ini menjadi sorotan tajam mengingat dirinya telah menghadapi rentetan tiga upaya pembunuhan dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

INSIDEN GEDUNG PUTIH - Tangkap layar YouTube DW News memperlihatkan Presiden AS Donald Trump menghadiri acara makan malam tahunan bersama para wartawan, Sabtu 25 April 2026. Trump digiring keluar tak lama setelah itu karena terdapat potensi ancaman.
INSIDEN GEDUNG PUTIH - Tangkap layar YouTube DW News memperlihatkan Presiden AS Donald Trump menghadiri acara makan malam tahunan bersama para wartawan, Sabtu 25 April 2026. Trump digiring keluar tak lama setelah itu karena terdapat potensi ancaman. (Youtube)
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas